facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Timor Leste Berharap Menjadi Anggota ASEAN Tahun Depan

Muhammad Yunus Rabu, 18 Mei 2022 | 13:53 WIB

Timor Leste Berharap Menjadi Anggota ASEAN Tahun Depan
Presiden terpilih Timor Leste José Ramos Horta memberikan keterangan saat wawancara di kawasan Pantai Largo de Lecidere, Dili, Timor Leste, Selasa (17/5/2022). [SuaraSulsel.id/Antara]

Berubah status dari Observer menjadi anggota ASEAN yang ke-11

SuaraSulsel.id - Presiden Terpilih Timor Leste José Ramos-Horta berharap agar Timor Leste dapat berubah status dari Observer menjadi anggota ASEAN yang ke-11 pada masa Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023.

“Idealnya, menurut saya, kami (Timor Leste) bergabung dengan ASEAN dalam masa presidensi Indonesia. Ketika Indonesia mengambil alih dan menjadi presiden dari ASEAN, idealnya, saat itulah kami bergabung. 10 tahun sejak kami mengajukan diri (untuk menjadi anggota ASEAN),” kata Ramos-Horta kepada wartawan di Katedral Dili, Timor Leste, Rabu 18 Mei 2022.

Menjadikan Timor Leste sebagai negara anggota merupakan salah satu ambisi Ramos-Horta. Saat ini, Timor Leste sedang menanti keputusan konsensus dari negara-negara ASEAN terkait bergabungnya Timor Leste menjadi anggota dari organisasi regional tersebut.

Adapun yang dimaksud dengan keputusan konsensus adalah keputusan yang disetujui oleh seluruh negara anggota, dalam hal ini negara anggota ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darusalam, Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam.

Baca Juga: Misi Ramos-Horta Entas Kemiskinan Ekstream di Timor Leste dan Harapannya Bisa Gabung ASEAN

Politik diplomasi konsensus mengharuskan seluruh negara anggota untuk setuju pada suatu keputusan agar keputusan tersebut dapat diimplementasikan, termasuk keputusan untuk menjadikan Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN.

Menurut Ramos-Horta, yang menjadi penyebab dari belum masuknya Timor Leste untuk menjadi negara anggota ASEAN adalah waktu yang belum tepat. Dengan demikian, ketika Keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023 nanti mulai berlangsung, ia meyakini bahwa saat tersebutlah yang menjadi momen tepat bagi Timor Leste untuk bergabung dengan ASEAN.

“Kami, khususnya saya, akan secara aktif memperjuangkan persiapan accession (bergabungnya) Timor Leste untuk ASEAN bersama pemerintah di sini dan Sekretariat ASEAN,” kata Ramos-Horta.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa program yang menjadi prioritas utama dalam masa dirinya menjabat sebagai presiden adalah peningkatan perekonomian. Pandemi COVID-19 dan peperangan Ukraina melawan Rusia telah mengakibatkan krisis global yang memperburuk kondisi perekonomian masyarakat di Timor Leste.

Masyarakat yang sudah miskin, tutur ia melanjutkan, menjadi lebih miskin akibat keberlanjutan pandemi di tingkat nasional dan permasalahan di Ukraina.

Baca Juga: Presiden Terpilih Timor Leste: Untuk Saat Ini, Prioritas Kami Pergi ke Indonesia dan Australia

Oleh karena itu, perekonomian menjadi perhatian utama dan prioritas absolut bagi Ramos-Horta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait