Unik Cara Ibu-ibu di Kabupaten Sidrap Kapling Tempat Salat Idul Fitri, Gelar Sajadah di Lantai Masjid

Video pengkaplingan tempat salat ini viral di media sosial

Muhammad Yunus
Minggu, 01 Mei 2022 | 22:50 WIB
Unik Cara Ibu-ibu di Kabupaten Sidrap Kapling Tempat Salat Idul Fitri, Gelar Sajadah di Lantai Masjid
Masjid yang sudah dibersihkan untuk salat Idul Fitri sudah dikapling. Satu hari sebelum salat Idul Fitri. [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Jemaah perempuan di salah satu masjid di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat pengurus masjid geleng-geleng kepala. Masjid yang sudah dibersihkan untuk salat Idul Fitri sudah dikapling. Satu hari sebelum salat Idul Fitri.

Ibu-ibu menggelar sajadah. Sebagai tanda tempat tersebut sudah ada yang punya. Sehingga tampak barisan sajadah tergulung di tempat jemaah perempuan. Sementara di tempat jemaah laki-laki masih kosong. Tidak ada pengkaplingan saf untuk salat.

"Lebaran masih satu hari lagi, tempat shalat ied udah dikapling. Budaya unik ibu-ibu Sidrap, Sulawesi Selatan. Daerah kalian ada tradisi apa?" tulis akun instagram makassar_iinfo

Video pengkaplingan tempat salat ini viral di media sosial. "Tidak ada yang boleh ganggu gugat," kata pria dalam video.

Baca Juga:Salat Idul Fitri di Lapangan Parkir Pelabuhan Makassar, Jemaah Dibebaskan Dari Biaya Parkir dan Biaya Masuk Pelabuhan

Belum diketahui lokasi pasti masjid. Namun terlihat masjid dengan interior yang megah. Warna cokelat keemasan. Dengan lantai berwarna putih.

Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Minggu (1/5/2022).

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H.

Menurut Menag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. "Pertama, kita telah mendengar paparan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag yang menyampaikan bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia berada pada posisi 4 derajat 0, 59 menit sampai dengan 5 derajat 33,57 menit," kata Menag.

Selain itu, dilihat pada parameter elongasi geosentrik berkisar antara 5,2 derajat sampai dengan 7,2 derajat. Sementara rentang elongasi toposentris berada pada kisaran 4,9 derajat sampai dengan 6,4 derajat.

Baca Juga:Sebelum Berangkat Salat Idul Fitri, Berikut Amalan Sunnah yang Perlu Anda Lakukan

"Dengan parameter-parameter ini, maka posisi hilal di Indonesia saat ini telah memenuhi Kriteria Baru MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura)," papar Menag.

Kedua, Kemenag telah melaksanakan pemantauan atau rukyatul hilal pada 99 titik di Indonesia. Kementerian Agama telah mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal yang bekerja di bawah sumpah pengadilan agama Kabupaten/Kota setempat, mulai dari provinsi Aceh hingga Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini