- BMKG Makassar menyatakan gerhana bulan total dapat diamati kasat mata mulai sore hari di wilayah tersebut.
- Fenomena gerhana bulan memicu pelaksanaan Salat Gerhana Bulan (Khusuf) yang hukumnya sunah muakkad.
- Salat Khusuf memiliki ciri khas dua kali ruku' dan dua kali berdiri dalam setiap rakaatnya.
SuaraSulsel.id - Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni memastikan gerhana bulan total kali ini dapat dilihat secara kasat mata dari wilayah Makassar dan sekitarnya.
"Iya, itu bisa dilihat secara kasat mata untuk kejadian nanti malam. Kejadiannya sebenarnya mulai dari sore, tapi kami tetap mengadakan pengamatan," ujar Jamroni.
Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.
Selain menjadi peristiwa ilmiah, gerhana bulan juga memiliki makna spiritual bagi sebagian masyarakat.
Baca Juga:Doa dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan atau Salat Khusuf Dalam Islam
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar turut menggelar Salat Gerhana Bulan (Khusuf).
Berikut adalah panduan praktis tata cara Salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf) yang bisa kamu gunakan untuk melengkapi informasi fenomena Blood Moon malam ini.
Berbeda dengan salat sunah lainnya, salat gerhana memiliki ciri khas yaitu dua kali berdiri (membaca Al-Fatihah & surat) dan dua kali ruku' dalam setiap rakaatnya.
Tata Cara Salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf)
Salat ini hukumnya Sunah Muakkad (sangat dianjurkan) dan lebih utama dikerjakan secara berjamaah di masjid.
Baca Juga:Gerhana Bulan, Ini Amalan-amalan Kebajikan Umat Islam yang Mudah Dilakukan
Persiapan & Niat
Salat dilakukan sebanyak 2 rakaat. Tanpa Azan atau Iqamah, cukup dengan seruan "Ash-shalatu Jaami'ah".
Niat (dalam hati):
"Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Rakaat Pertama
1.Takbiratul Ihram.
2.Membaca Doa Iftitah, Ta’awudz, dan Surat Al-Fatihah (dibaca keras/jahr).
3.Membaca Surat Al-Quran (disunahkan surat yang panjang).
4.Ruku' pertama (disunahkan ruku' yang lama).