Tudingan Politik Uang Pemilihan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa: Saya Difitnah Sangat Kejam

Panitia Pemilihan Rektor Unhas minta pihak yang dirugikan melapor

Muhammad Yunus
Kamis, 16 Desember 2021 | 14:06 WIB
Tudingan Politik Uang Pemilihan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa: Saya Difitnah Sangat Kejam
Bakal Calon Rektor Unhas mengambil nomor urut, Jumat 29 Oktober 2021 [SuaraSulsel.id / DKSR Unhas]

Sementara posisi pertama ada Prof Budu dengan 29 suara atau 35,37 persen, posisi ketiga ada Prof Farida Patittingi dengan raihan 11 suara atau hanya 13,41 persen.

Jamaluddin Jompa mengaku sudah mendengar kabar tersebut sejak Rabu kemarin. Namun ia tidak menduga namanya yang diseret. Karena tidak ada keributan yang terjadi di anggota senat.

"Itu hoaks yang terlalu keji. Saya tidak tahu, faktanya apa, bagaimana sehingga nama saya disebutkan. Itu di luar logika saya dan fitnah ini berlebihan," kata Jamaluddin kepada SuaraSulsel.id.

Ia juga bilang tidak mengenal Burhanuddin Andi. Yang ia tahu, Burhanuddin hanyalah mantan Kapolda Sulsel dan tokoh asal Soppeng.

Baca Juga:8 Bakal Calon Rektor Unhas Lolos Pemeriksaan Kesehatan dan Psikotes

"Saya gak pernah bertemu dengan beliau, gak kenal juga jadi bagaimana mau komunikasi sekalipun. Tapi saya gak tahu konteksnya apa beliau berbicara ke media seperti itu jadi boleh konfirmasi langsung ke beliau."

Ia pun meminta kepada semua pihak agar bisa mengusut hal ini. Apalagi jika ada bukti.

Menurutnya, isu ini tidak hanya merugikan namanya, namun juga institusi Unhas. Keluarga besar bahkan teman-temannya marah.

Apalagi kata Jamaluddin, pemberitaan di media juga tanpa konfirmasinya sama sekali. Ia membeberkan memang ada oknum yang tidak senang namanya masuk dalam tiga besar calon rektor Unhas.

"Ini pertama kalinya saya bicara ke media. Mungkin karena posisi saya calon rektor dan masuk tiga besar, ada yang tidak senang. Tapi Unhas terlalu berharga untuk direcoki dengan berita hoaks seperti itu," tegasnya.

Baca Juga:Bakal Calon Rektor Unhas Mulai Periksa Kesehatan

Ia mengaku beberapa waktu yang lalu dirinya memang sempat berpapasan dengan Usman Marham di salah satu restoran di Kota Makassar. Usman saat itu hendak membayarkan makanan Jamaluddin. Namun ditolak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini