alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

352 Tahun Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Fokus Bangun Infrastruktur dan Selamatkan Aset

Muhammad Yunus Senin, 18 Oktober 2021 | 16:39 WIB

352 Tahun Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Fokus Bangun Infrastruktur dan Selamatkan Aset
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan rapat virtual [ SuaraSulsel.id / Istimewa]

Pelaksanaan Hari Jadi Sulawesi Selatan yang ke-352 Tahun akan digelar pada Selasa 19 Oktober 2021

SuaraSulsel.id - Pelaksanaan Hari Jadi Sulawesi Selatan yang ke-352 Tahun akan digelar pada Selasa 19 Oktober 2021. Perbaikan di berbagai sektor menjadi perhatian Pemerintah Provinsi untuk menjadikan Sulawesi Selatan lebih baik.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengaku, akan mengulas kinerja Pemprov Sulsel untuk tahun 2021 ini dengan berkomitmen melakukan recovery pada semua keadaan.

"Termasuk sistem keuangan kita yang tadinya perkiraan sampai triliunan rupiah devisit bisa kita recover menuju batas toleransi. kita bisa membayar utang ratusan miliar rupiah. Menyelesaikan program-program yang mandek dari beberapa tahun dan merecovery program-program strategis," jelasnya.

Untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengaku akan tetap melanjutkan pembangunan dan menuntaskan program infrastruktur yang menjadi prioritas.

Baca Juga: AJI Makassar: Polda Sulsel Tak Profesional Terima Laporan Sengketa Pemberitaan

"Bendungan Lalengrie yang tadinya banyak yang pesimis, Alhamdulillah bisa selesai dan berjalan, sudah berfungsi," ucapnya.

Salah satu yang menjadi fokus Pemprov Sulsel pada usia 352 tahun, kata Andi Sudirman, yakni upaya penyelamatan aset yang akan dilakukan secara perlahan tapi pasti. Dimana ada sejumlah aset pemerintah yang harus dimanfaatkan dan diselamatkan.

Seperti, tanah Masjid Al Markaz Al Islami yang nilainya triliunan. Setelah beberapa tahun kalah dalam sidang gugatan pihak ketiga, akhirnya menang dalam kasasi. Gedung Juang 45 juga sudah diakuisisi oleh Pemprov Sulsel. Setelah dikontrak oleh pihak ketiga selama 30 tahun.

"Termasuk tanah tumbuh yang nilainya ratusan miliar yang menjadi kewenangan provinsi harus kita selamatkan. Lego-lego yang tadinya nihil pendapatan kita sudah recovery. Sudah ada pendapatan Rp6 miliar sudah dikelola Perusda dengan manajemen yang baik dan nanti akan kembali ke kita lagi," ujarnya.

Penyelematan aset di Latanete, lanjut Plt Gubernur Sulsel, secara perlahan juga mulai akuisisi.

Baca Juga: Waspada Penyakit Ain Menyebabkan Kematian, Berikut Cara Pengobatan Dalam Islam

"Nanti ada juga 75 yang bisa kita selesaikan administrasi dan tahapan proseduralnya. Penyelamatan aset yang sudah menimbun ratusan miliar rupiah anggaran seperti Masjid 99 Kubah yang sudah berapa tahun mangkrak yang sudah Rp120 miliar masuk mau kita tuntaskan," tegasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait