alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tega! Sejoli di Mamuju Nekat Aborsi Demi Tutup Aib, Nasibnya Berakhir di Penjara

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 11 Oktober 2021 | 18:53 WIB

Tega! Sejoli di Mamuju Nekat Aborsi Demi Tutup Aib, Nasibnya Berakhir di Penjara
Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Pandu Arief Setiawan (kanan) menunjukkan barang bukti yang digunakan para pelaku aborsi. [ANTARA/Amirullah]

Berawal dari Temuan Janin, Praktik Aborsi di Mamuju Dibongkar Polisi

SuaraSulsel.id - Praktik aborsi di Mamuju, Sulawesi Barat dibongkar polisi. Sejumlah lima orang terduga pelaku diringkus tim gabungan Satuan Reskrim Polresta Mamuju dan Unit Resmob Subdit Jatanras, Polda Sulawesi Barat.

Kasus oborsi itu terungkap berawal dari laporan penemuan janin manusia berjenis kelamin perempuan dikubur di kebun kawasan Padangpanga, Kecamatan Mamuju.

"Pengungkapan kasus aborsi ini berawal dari laporan masyarakat yang menemukan janin bayi yang dikuburkan di sebuah kebun di Padangpanga Kecamatan Mamuju, pada Selasa (5/10)," kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju Ajun Komisaris Polisi Pandu Arief Setiawan mengutip Antara, Senin (11/10/2021).

Tim gabungan dari Satuan Reskrim Polresta Mamuju bersama Unit Resmob Subdit Jatanras Polda Sulbar melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Oknum Mahasiswi Pelaku Aborsi di Samarinda Resmi Ditetapkan Menjadi Tersangka

"Dari proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi itu terungkap, bahwa janin itu dikuburkan oleh dua orang pemuda, salah satunya AA, diduga orang tua dari janin bayi tersebut," ujarnya.

"Berdasarkan informasi itulah kami kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap kedua laki-laki yang menguburkan janin tersebut, yakni AA sebagai orang tua dari janin tersebut serta AD," terang Pandu Arief Setiawan.

Dari penangkapan itu, lajut dia, polisi meringkus tiga pelaku lainnya, yakni SW, ibu dari janin bayi tersebut serta dua perempuan yang membantu melakukan aborsi ilegal, yakni ML dan RR.

"Kelima terduga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni AA dan AD ditangkap di Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah, kemudian SW ibu janin tersebut ditangkap di Kabupaten Polewali Mandar dan dua lainnya, yakni ML dan RR ditangkap di Kabupaten Mamuju," tegas Pandu Arief Setiawan.

Dari hasil pemeriksaan lanjut Kasat Reskrim, motif aborsi itu dilakukan untuk menutupi aib atas kehamilan SW.

Baca Juga: Bareskrim Polri Sita Rp531 Miliar Hasil TPPU Obat Aborsi Ilegal

"Jadi, SW dan AA berpacaran dan untuk menutupi aib atas kehamilan SW, pacarnya AA mencari orang yang bisa menggugurkan kandungan kemudian ML memperkenalkannya dengan seorang perempuan yang bisa menggugurkan kandungan berinisial RR," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait