Cerita Mistis Satpam Pengadilan Makassar : Coba Ke Sini Saat Magrib Pasti Ada Aneh

Gedung Pengadilan Negeri Kelas 1A Makassar. Bangunan ini sudah berusia 106 tahun.

Muhammad Yunus
Kamis, 02 September 2021 | 17:59 WIB
Cerita Mistis Satpam Pengadilan Makassar : Coba Ke Sini Saat Magrib Pasti Ada Aneh
Sampara, Satpan Gedung Pengadilan Negeri Makassar [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

"Pernah juga petugas kebersihan sampai lari ke luar gedung teriak-teriak. Dia sampai susah nafas cerita katanya lihat setan," bebernya.

Kejadian macam ini dialaminya di awal-awal ia bertugas. Kini Sampara mengaku sudah berteman dengan "penunggu" kantor tersebut.

"Sekarang sudah biasa rasanya. Kalaupun ada, sudah tidak mengganggu," ungkapnya.

Sidang lanjutan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, Kamis, 5 Agustus 2021. Menghadirkan saksi Direktur Utama Bank Sulselbar Amri Mauraga [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]
Salah satu ruang sidang di Gedung Pengadilan Negeri Makassar [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

Tempat Mengadili Orang Eropa dan China

Baca Juga:Modus Palsukan Surat Kendaraan Untuk Dapat Pinjaman di Pegadaian Makassar

Gedung Pengadilan Makassar didirikan pada tahun 1915. Gedung ini menjadi salah satu saksi sejarah lembaga pengadilan pada masa kolonial Hindia Belanda dan penjajahan Jepang.

Sebelum berubah nama, awalnya kantor ini bernama Raad van Justitia (RvJ). Letaknya di Jalan RA Kartini Nomor 18/23, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Menurut catatan sejarah, RvJ adalah pengadilan untuk orang golongan eropa. Baik untuk perkara pidana, maupun perkara perdata. Untuk golongan Chinese, pengadilan ini adalah pengadilan untuk perkara perdata.

Sementara, pengadilan untuk orang-orang pribumi diberi nama Landraad. Letak gedungnya dengan RvJ juga berbeda.

Dalam sistem peradilan, RvJ berwenang mengadili perkara perdata yang diajukan oleh orang-orang di luar golongan Eropa dan China. Selama hal yang diperkarakan masuk ke dalam hukum eropa dan para pihak menundukkan diri secara sukarela pada hukum Eropa.

Baca Juga:Nama 47 Pejabat Baru Danny Pomanto - Fatmawati Rusdi yang Dilantik Hari Ini

Sementara untuk perkara pidana, tanpa memperhatikan asal golongan masyarakat, RvJ berwenang mengadili perkara pidana mengenai perdagangan budak (slave trade), tindak pidana ekonomi, pembajakan, perampokan barang ketika transit di pantai, perampokan barang di sungai, dan tindak pidana lainnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini