alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

OJK Sulampua Gandeng Pengusaha Hotel Gelar Wisata Vaksin Covid-19

Muhammad Yunus Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:19 WIB

OJK Sulampua Gandeng Pengusaha Hotel Gelar Wisata Vaksin Covid-19
Kantor OJK Regional 6 Sulampua menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan dan Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia menggelar wisata vaksin, 3-4 Agustus 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Kantor OJK Regional 6 Sulampua menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia

SuaraSulsel.id - Kantor OJK Regional 6 Sulampua menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan dan Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia dalam penyelenggaraan wisata vaksin.

Vaksinasi dengan sasaran masyarakat umum tersebut dilaksanakan mulai 3 - 7 Agustus 2021 di Mal Phinisi Point Kota Makassar.

Adapun target vaksinasi sejumlah 4.500 Orang hingga 7 Agustus 2021. Dengan kapasitas vaksinasi 1.000 orang per hari.

Kepala OJK Regional 6 Sulampua Mohamad Nurdin Subandi mengatakan, melalui program wisata vaksin ini, OJK berharap masyarakat dapat datang ke Mal untuk melakukan vaksinasi. Sambil membantu tenant-tenant dan UMKM yang terdampak pandemi melalui spending selama rangkaian kegiatan vaksinasi di lokasi vaksin.

Baca Juga: 8 Pelaku Tarung Bebas di Makassar Ditangkap, Setiap Petarung Dijanjikan Rp 1,5 Juta

"Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan penerapan prokes ketat dan sesuai dengan aturan PPKM Level IV Spasial Kota Makassar," ungkap Subandi, Rabu 4 Agustus 2021.

Adapun kegiatan vaksinasi tersebut merupakan kelanjutan dari Vaksinasi Bagi Sektor Jasa Keuangan yang dilakukan sejak April 2021.

Hingga saat ini OJK bersama-sama dengan Forum Kominikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) dan Bank Indonesia telah melaksanakan vaksinasi bagi 13.305 orang dengan rincian 4.760 Pegawai Industri Jasa Keuangan (IJK), 1.308 Keluarga Pegawai IJK, dan 7.237 nasabah dan masyarakat umum.

Tingginya penyebaran Covid-19 saat ini telah menjadi perhatian, dan OJK akan mencermati dampaknya terhadap potensi peningkatan risiko pada sektor riil dan sektor jasa keuangan yang tercermin dari beberapa indikator keuangan.

Meskipun sampai saat ini masih termitigasi dengan baik seiring bauran Kebijakan PEN yg dikeluarkan oleh Pemerinyah-OJK-BI serta langkah percepatan laju vaksinasi.

Baca Juga: 7 Potret Nurlinda Dwi Sukti, Crazy Rich Makassar Sumbang Rp 1 M ke Warga

Percepatan vaksinasi diharapkan akan menciptakan kekebalan komunal yang mendukung mobilitas masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga perekonomian bisa kembali bergerak.

Baca Juga

Berita Terkait