Novel Enamore Mahasiswa Sastra Prancis Unhas Angkat Budaya Turki

Bagian dari pengalaman berkomunikasi dengan orang yang berasal dari bangsa yang berbeda

Muhammad Yunus
Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:11 WIB
Novel Enamore Mahasiswa Sastra Prancis Unhas Angkat Budaya Turki
Anugrah Julia mahasiswa Sastra Prancis Unhas menulis novel berjudul 'Enamore' [SuaraSulsel.id / Istimewa]

SuaraSulsel.id - Anugrah Julia mahasiswa Sastra Prancis Unhas menjelaskan cerita dibalik novel berjudul 'Enamore'. Merupakan bagian dari pengalaman berkomunikasi dengan orang yang berasal dari bangsa yang berbeda yakni Turki.

Ia belajar banyak hal tentang keseharian adat dan kebudayaan yang membuat hubungan persahabatan terbentuk dan sangat berkesan.

"Saya sangat mengagumi bahasa dan kebudayaan mereka yang mengagumkan serta sejarah Islam yang ada di negara tersebut. Semua itu membuat saya sangat ingin mengunjungi negara Turki. Melalui hubungan pertemanan, saya juga berbagi kepada mereka tentang kebudayaan dan keindahan alam yang ada di Indonesia dan membuat mereka takjub dengan keindahannya," jelas Anugrah, Jumat 30 Juli 2021.

Sejak saat itu, Anugrah membuat sebuah karya yang mampu dikenang dan merepresentasikan hubungan pertemanannya bersama orang-orang Turki.

Baca Juga:Mahasiswa dan Alumni Unhas Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Tidak hanya itu, juga sebagai media menyimpan informasi tentang bahasa dan kebudayaan Turki yang dikemas dalam sebuah novel yang berlatar dua negara, Indonesia dan Turki.

Selama proses penyusunan yang dimulai pada 2018 lalu, Anugrah mengatakan ada banyak tantangan yang dihadapi. Salah satunya memastikan bahwa latar yang digambarkan mengenai keadaan lingkungan negara Turki sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Untuk membantu memperkuat tulisan yang dibuat, dirinya banyak menonton film dokumenter, membaca literatur hingga berkonsultasi dengan teman-teman di Turki.

"Terkadang juga bertanya langsung dengan teman Turki saya mengenai keseharian dan budaya mereka di sana. Selain itu, aktivitas yang padat dan penyusunan tugas akhir kuliah yang masih berjalan menjadi sedikit tantangan untuk menemukan inspirasi dan waktu untuk terus menulis hingga menghasilkan kurang lebih 400 halaman dalam cerita novel tersebut," tambah Anugrah.

Melalui karya yang dibuat, Anugrah berharap mampu menjadi motivasi bagi para pembaca untuk berkarya, mencoba menulis dan menerbitkan buku dengan karya sendiri sebagai bentuk kontribusi dalam dunia literasi Indonesia.

Baca Juga:Layanan Eazy Passport, Cara Mudah dan Aman Bikin Paspor di Tengah Pandemi

Jangkauan semakin luas dan teknologi semakin maju. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi pemuda agar dapat memanfaatkan segala kecanggihan dengan baik dan bijak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini