alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Layanan Eazy Passport, Cara Mudah dan Aman Bikin Paspor di Tengah Pandemi

Muhammad Yunus Kamis, 22 Juli 2021 | 16:17 WIB

Layanan Eazy Passport, Cara Mudah dan Aman Bikin Paspor di Tengah Pandemi
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar bekerja sama Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menghadirkan layanan Eazy Passport, Kamis 22 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Unhas]

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar bekerja sama Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

SuaraSulsel.id - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar bekerja sama Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menghadirkan layanan Eazy Passport. Merupakan salah satu program dari Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM.

Eazy Passport merupakan layanan pembuatan paspor kolektif yang dilakukan tanpa perlu berkunjung ke Kantor Imigrasi. Melainkan para petugas imigrasi yang mengunjungi pemohon yang telah mengajukan layanan.

Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Farida Patittingi menjelaskan, layanan tersebut hadir di Unhas dengan tujuan lebih mendekatkan. Serta memudahkan kepada masyarakat utamanya para sivitas akademika Unhas dalam membuat paspor, memperpanjang serta mengkonversi menjadi e-passport.

"Hadirnya layanan Eazy Passport di Unhas salah satunya karena adanya peran dari alumni. Kebetulan banyak alumni kami yang saat ini mengabdikan diri di Kantor Imigrasi. Kita berharap fasilitas ini mampu menjangkau banyak elemen masyarakat sekaligus bentuk dukungan FH Unhas terhadap layanan tersebut yang tentu sangat membantu ditengah situasi seperti sekarang," jelas Farida, Kamis 22 Juli 2021.

Baca Juga: Panitia Pemilihan Rektor Unhas Diminta Bekerja Penuh Dedikasi dan Integritas

Mewakili Kantor Imigrasi Makassar, Arifandi selaku Kepala Seksi Lantaskim Imigrasi Makassar menjelaskan layanan Eazy Passport hadir di Unhas menjadi wujud nyata dari sinergitas yang kuat dengan para mitra termasuk Unhas.

Dia mengatakan, Eazy Passport bagian dari komitmen Kemenkumham dalam menghadirkan layanan kepada masyarakat ditengah pandemi Covid-19. 

Memberikan pelayanan minimal 50 permohonan setiap harinya, hanya melayani pembuatan paspor baru dan penggantian paspor habis masa berlaku, tidak melayani penggantian paspor karena hilang atau rusak.

"Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar melakukan jemput bola pembuatan paspor kepada masyarakat sesuai permintaan. Pemohon paspor tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi, tetapi petugas imigrasi yang datang. Untuk tingkat Universitas, baru Unhas yang pertama melakukannya," ungkap Arifandi.

Arifandi berharap, kegiatan ini dapat diperluas untuk menjangkau banyak masyarakat, khususnya para sivitas akademika Unhas.

Baca Juga: Lewat Alsintan, Kementan Ajak Generasi Muda Unhas Terjun ke Sektor Pertanian

Tidak hanya itu, dia juga memberikan apresiasi kepada Fakultas Hukum Unhas yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi layanan Eazy Passport untuk menjangkau para dosen, mahasiswa maupun alumni.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait