Bunyi Sirine Setiap Hari di Kantor Satgas Covid-19 Sulsel, Kuburan Macanda Hampir Penuh

Angka kematian akibat kasus Covid-19 meningkat

Muhammad Yunus
Senin, 26 Juli 2021 | 13:37 WIB
Bunyi Sirine Setiap Hari di Kantor Satgas Covid-19 Sulsel, Kuburan Macanda Hampir Penuh
Anggota Satgas Covid-19 Sulsel mempersiapkan peti untuk pasien Covid yang dinyatakan meninggal di RSKD Dadi Makassar, Senin, 26 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

SuaraSulsel.id - Angka kematian akibat kasus Covid-19 meningkat. Satgas Covid-19 Sulsel mencatat angka orang meninggal di Sulawesi Selatan selama pandemi sebanyak 1.023 orang.

Adapun Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah dengan kasus kematian tertinggi di Indonesia. Minggu kemarin, ada 19 orang yang dinyatakan meninggal dunia. Sementara yang dinyatakan positif ada 880 orang.

"Sampai hari ini ada 1.023 orang yang meninggal di Sulsel karena positif Covid-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, Senin, 26 Juli 2021.

Ichsan mengatakan kebanyakan dari mereka yang meninggal karena punya penyakit komorbid. Kemudian ada yang belum divaksin.

Baca Juga:Duh! Warga Klaten Tertipu Jual Beli Tabung Oksigen, Warganet Murka

"Banyak juga yang lambat melapor kalau positif, sehingga lamban ditangani. Rata-rata mereka memilih isolasi mandiri, nanti parah baru datang," tambahnya.

Kantor Satgas Covid-19 Sulsel di samping Rumah Sakit  Khusus Daerah Dadi Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar, juga ramai bunyi sirine setiap harinya. Artinya, ada lagi yang meninggal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ni'mal Lahamang mengatakan kasus kematian terus naik. Laporan terbanyak dari RSKD Dadi.

Hampir tiap hari mereka harus melakukan serah terima jenazah dengan pihak keluarga. Bahkan butuh tenaga relawan tambahan untuk melakukan pemulasaran.

"Kita butuh hingga 20 orang untuk pemulasaran jenazah pasien Covid-19 saat ini hanya sekitar 12 orang yang kita punya," ujar Ni'mal.

Baca Juga:Pemkot Makassar Akan Bagikan 100 Ribu Paket Bansos Selama PPKM Level 4

Hingga kini, kata Ni'mal ada sekitar 800 orang meninggal karena Covid-19 yang dikubur di Pemakaman Macanda. Sementara, kapasitasnya hanya 1.000 saja.

Untuk antisipasi, pihaknya segera melakukan penambahan kapasitas dengan membeli lahan warga sekitar.

Anak di Bawah Umur Paling Rentan Tertular

Pakar Epidemiolog Unhas Ridwan Amiruddin mengatakan yang paling harus dilindungi saat ini adalah anak-anak yang berusia di bawah 17 tahun. Mereka paling rentan kena Covid-19.

Pihaknya menemukan banyak anak yang terpapar. Bahkan sudah mencapai 10 persen.

"Tujuh hingga sepuluh persen dari angka orang yang positif di Sulsel adalah anak-anak," ujar Ridwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini