alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Makassar Akan Bagikan 100 Ribu Paket Bansos Selama PPKM Level 4

Muhammad Yunus Senin, 26 Juli 2021 | 13:12 WIB

Pemkot Makassar Akan Bagikan 100 Ribu Paket Bansos Selama PPKM Level 4
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Makassar termasuk dari 45 daerah kabupaten/kota yang diharuskan menerapkan PPKM level 4

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar akan menyalurkan 100 ribu paket bantuan sosial atau Bansos selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 di Makassar. Khusus bagi warga Kota Makassar yang terdampak.

Makassar termasuk dari 45 daerah kabupaten/kota yang diharuskan menerapkan PPKM level 4. Sesuai kebijakan pemerintah pusat yang berlaku hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Menurut Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto atau biasa disapa Danny Pomanto, konsekuensi dari kebijakan PPKM level 4 ini pasti berdampak pada warganya. Khususnya warga kategori kurang mampu.

"Kalau data warga kurang mampu di Kota Makassar dari Dinas Sosial, ada 66 ribu orang, tapi pasti yang terdampak ini lebih banyak lagi, kita siapkan sekitar 100 ribu paket," ujar Danny dalam keterangannya, Senin 26 Juli 2021.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Pemerintah Hati-hati Soal Pelonggaran PPKM Level 4

Kebijakan penyaluran paket bansos ini, lanjut Danny Pomanto, sesuai Intsruksi Mendagri Tito Karnavian No 21 Tahun 2021 tentang Penyediaan dan Percepatan Penyaluran Bantuan Sosial dan/atau Jaring Pengaman Sosial yang bersumber dari APBD.

Sebelumnya, Danny Pomanto juga mengikuti rapat virtual bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto selaku penanggung jawab penerapan PPKM level 4 di luar Jawa/Bali, terkait arahan dari pemerintah pusat pada daerah-daerah yang menerapkan PPKM level 4.

Penyaluran bansos ini nantinya akan dilakukan oleh Satgas Raika dan Satgas Detektor ke wilayah pemukiman warga yang telah didata.

Selain membagikan paket bansos, Tim Detektor juga akan melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang ketat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Dalam pengetatan ini dibutuhkan kesabaran, saya kira pemerintah pusat, Pemprov dan Pemkot juga mengalami kesulitan dengan mengeluarkan keputusan sulit di suasana sulit seperti ini. Suka atau tidak suka harus dilakukan, anggaplah seperti obat di masa pandemi, tanpa kedisiplinan tidak bakal ada kemajuan untuk menuju zona pemulihan untuk mengakhiri pandemi," pungkas Danny Pomanto.

Baca Juga: Zonk! PKL di Tasikmalaya Gelar Syukuran atas Berakhirnya PPKM Level 4

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait