Bejat! Kepala Sekolah Cabuli 3 Siswa Sekolah Dasar di Toraja Utara

Kepala Sekolah SP diduga mencabuli siswanya yang masih duduk di bangku kelas 5 dan 6

Muhammad Yunus
Jum'at, 18 Juni 2021 | 15:02 WIB
Bejat! Kepala Sekolah Cabuli 3 Siswa Sekolah Dasar di Toraja Utara
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

SuaraSulsel.id - Kelakuan SP, Kepala Sekolah di Sa'dan Pebulian, Kabupaten Toraja Utara jangan ditiru. Tenaga pendidik itu tega mencabuli tiga orang siswanya.

Kepala Sekolah SP diduga mencabuli siswanya yang masih duduk di bangku kelas 5 dan 6 sekolah dasar.

Perilaku SP diketahui setelah ED, orang tua murid melapor ke polisi. Putrinya mengeluh sakit saat kencing.

Ia kemudian menginterogasi sang anak tersebut. Dan diakui sudah dicabuli oleh SP.

Baca Juga:Edy Rahmayadi Wacanakan Lelang Jabatan Kepala Sekolah

ED lantas melaporkan kasus ini ke Polres Toraja Utara. Parahnya, tak hanya satu anak yang jadi korban.

Dua anak lainnya juga disebut mendapat perlakuan yang sama. Mereka katanya diancam jika melaporkan hal tersebut.

Kasubag Humas Polres Toraja Utara, Ipda Agus Martopo mengatakan pihaknya sudah mengamankan SP saat ini. Ia mengatakan kasus pencabulan anak di bawah umur itu tengah dilakukan penyidikan.

"Sudah kita amankan, saat ini sedang ditangani Satreskim," ujar Agus, Jumat, 18 Juni 2021.

Ia mengaku korban saat ini ada tiga orang. Pihaknya masih mendalami apakah ada korban lain selain tiga anak tersebut.

Baca Juga:Rudapaksa 3 Bocah, Pria di Langkat Diciduk Polisi

Pemerhati anak Sulawesi Selatan Rusdin Tompo mengatakan, anak-anak memang sangat rentan terhadap kasus kekerasan seksual. Fenomena ini menandakan ada yang salah di dunia pendidikan kita.

Ia menjelaskan negara sudah punya aturan tentang perlindungan anak. Hal tersebut termaktub di dalam pasal 81 Perpu nomor 1 tahun 2016.

Sekolah menurutnya wajib memperhatikan pendidikan seksualitas. Sebagai program pencegahan kekerasan seksual terhadap anak sebagai langkah preventif.

"Anak-anak perlu diberi pemahaman tentang pelecehan seksual. Seperti kalau dia dipegang, bisa berteriak atau melaporkan langsung ke orang lain," ujar Rusdin.

Kemudian, sekolah sebagai lembaga pendidikan perlu meningkatkan nilai-nilai agama, budaya maupun sosial. Untuk tenaga pendidik juga tak boleh asal direkrut.

"Tapi pihak yang sangat berperan untuk mencegah pelecehan seksual terhadap anak itu adalah orang tua," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak