facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tidak Punya Uang Bangun Rumah, Korban Gempa Sulbar Masih Tinggal di Tenda

Muhammad Yunus Rabu, 16 Juni 2021 | 10:34 WIB

Tidak Punya Uang Bangun Rumah, Korban Gempa Sulbar Masih Tinggal di Tenda
5 bulan pasca gempa Sulbar, sejumlah warga masih bertahan di tenda pengungsi. Karena tidak memiliki uang untuk bangun rumah / [pojokcelebes.com]

Lima bulan pasca gempa Sulbar. Tinggal tidak jauh dari Kantor Bupati Mamuju.

SuaraSulsel.id - Sudah lima bulan bencana gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) berlalu. Namun Masih ada juga warga Mamuju yang menjadi korban gempa, memilih bertahan di tenda pengungsian.

Mengutip PojokCelebes.com -- jaringan Suara.com, Busman salah seorang jurnalis, merekam kondisi keluarga yang masih bertahan di tenda darurat selama lima bulan lebih.

Busman mencatat, ada satu keluarga dengan jumlah 10 orang, 8 orang diantaranya masih berusia anak – anak, masih menempati tenda terpal yang berukuran kecil.

Keluarga kecil itu masih bertahan hidup di tenda darurat. Sambil berusaha untuk membangun rumah.

Baca Juga: Anggota DPRD Sulbar Sebut Penanganan Pasca Gempa di Majene dan Mamuju Kacau

Penyintas yang tidak mau ditulis namanya, berteduh dalam tenda tidak jauh dari kantor Bupati Mamuju. Tepatnya di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karema Mamuju.

Dia mengaku sebelum menempati tenda, hanya numpang tidur di teras rumah warga.

“Sebelum kami di tenda ini, kami hanya numpang tidur di rumah warga pak. Saat itu satu bulan pasca gempa," katanya.

Sejak terjadi gempa, keluarga kecil ini mengaku belum pernah menerima bantuan pemerintah. Karena keluarga ini, tidak masuk dalam daftar penerima bantuan rehabilitasi rumah. Karena rumah yang selama ini ditinggali bukan rumah milik pribadi, melainkan rumah milik keluarganya .

Keluh kesah dan suka duka tinggal di tenda pengungsian sampai saat ini, semuanya habis diceritakan kepada wartawan yang menyambanginya.

Baca Juga: Ikut Bergerak Pascabencana, ACT Beri Suara.com Penghargaan Kemanusiaan

Mulai dari kebutuhan hidup sehari – hari hingga kondisi kesehatan yang kerap kali memburuk karena minimnya obat – obatan.
Seperti yang dirasakan anaknya yang sudah berusia 5 tahun, mengaku sering mengalami sakit – sakitan. Apalagi saat ini, istrinya dalam kondisi mengandung berusia 7 bulan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait