Hamas Temukan Titik Lemah Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Perang tentara Israel dengan Hamas Palestina memperlihatkan kemampuan sistem pertahanan dan senjata

Muhammad Yunus
Rabu, 19 Mei 2021 | 14:18 WIB
Hamas Temukan Titik Lemah Sistem Pertahanan Iron Dome Israel
Penampakan ledakan akibat roket yang ditembakan oleh pasukan Israel ke Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) waktu setempat. Sedikitnya 20 orang tewas termasuk 9 anak-anak dan puluhan lainnya terluka akibat serangan tersebut. (Foto: AFP)

Mortir dengan waktu terbang yang terlalu pendek untuk ditarget juga menjadi salah satu kelemahan Iron Dome.

Pada 2014, Iron Dome juga kewalahan ketika Hamas berusaha membanjiri Iron Dome dengan peluncuran rudal yang terkoordinasi, dan meminta sekutu untuk menembakkan roket dari Lebanon, Suriah, dan Sinai. Memaksa Iron Dome untuk menutupi area yang lebih luas.

Ke depan, Hamas diprediksi terus mengembangkan strategi mitigasi, termasuk menurunkan lintasan balistik dan meningkatkan presisi.

Iron Dome juga mungkin tidak siap jika melawan musuh dari negara lain, misalnya Korea Utara yang mampu menembakkan 500.000 peluru per jam selama beberapa jam, atau menembakkan puluhan ribu peluru per hari dalam waktu yang lama.

Baca Juga:Ada Iran Di Balik Serbuan Roket Hamas ke Israel

Laju tembakan ini akan dengan mudah membanjiri Iron Dome, yang saat ini sedang diandalkan Israel.

Selain itu, senjata kimia Korea Utara menciptakan ancaman yang jauh lebih sulit untuk dilawan melalui intersepsi yang dilakukan melalui udara daripada bahan peledak konvensional yang dirancang untuk diatasi oleh Iron Dome.

Iron Dome juga pada awalnya tidak dirancang untuk memberikan pertahanan yang luas terhadap pusat populasi sipil, melainkan dirancang untuk memberikan pertahanan yang ditargetkan untuk instalasi militer bernilai tinggi tertentu dan infrastruktur penting.

Ancaman yang relatif kecil dari roket Hamas memungkinkan Iron Dome untuk digunakan sebagai pertahanan area luas, tetapi mungkin tidak dapat dilakukan terhadap ancaman masa depan yang lebih canggih.

Baca Juga:Saat Negara Arab Diam, Iran Bantu Uang, Intelijen, dan Senjata ke Gaza

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini