Mulai Besok, Ribuan Polisi Serentak Stop Arus Mudik di Wilayah Sulsel

Polda Sulsel menerjunkan 4.327 personel untuk berjaga di sejumlah titik perbatasan

Muhammad Yunus
Rabu, 05 Mei 2021 | 09:44 WIB
Mulai Besok, Ribuan Polisi Serentak Stop Arus Mudik di Wilayah Sulsel
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan pemeriksaaan personil, Rabu 5 Mei 2021 / [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

SuaraSulsel.id - Larangan mudik membuat pengamanan di perbatasan diperketat. Polda Sulsel menerjunkan 4.327 personel untuk berjaga di sejumlah titik perbatasan.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdysam mengatakan, ribuan personel polisi ini akan didukung TNI dan Pol PP. Operasi akan digelar dari tanggal 6 hingga tanggal 12 Mei 2021.

"Dari 24 titik ini kita siapkan 48 pos pengamanan yang diisi oleh personel gabungan dan 27 pos pemantauan," kata Merdysam usai menggelar apel siaga di Lapangan Karebosi, Rabu, 5 Mei 2021.

Titik penyekatan akan dilakukan di 24 wilayah. Terletak di tiap batas kabupaten atau kota.

Baca Juga:H-1 Larangan Mudik, 218.982 Orang Keluar Pulau Jawa Via Pelabuhan Merak

Kecuali untuk wilayah aglomeras yakni Makassar, Maros, Gowa dan Takalar. Menurutnya, tetap akan dijaga, namun tidak ketat.

"Empat kota ini diberi kesempatan oleh pemerintah karena arus perpindahan (aktivitas warga) tiap hari karena satu bagian, sehingga tidak ada pembatasan pada wilayah tersebut. Tapi selain empat wilayah itu, akan pembatasan," jelasnya.

Bagaimana pelaksanaannya? Merdisyam menyebut setiap titik penyekatan akan ditempatkan personel gabungan nantinya. Petugas akan memeriksa tiap warga yang melintas.

Menurutnya, ada batasan yang diperbolehkam untuk keluar masuk suatu daerah. Misalnya, orang yang memang sedang bertugas atau pekerjaan sehari-harinya harus melintasi wilayah itu.

"Ini tentunya juga kita akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, dengan pos penyekatan di perbatasan," tuturnya.

Baca Juga:Sopir Viral Ngaku Polisi Polda Banten Ancam Tembak Pemotor Pakai Plat Palsu

Ia mengaku pihaknya berupaya untuk melaksanakan operasi ini dengan pendekatan persuasif ke warga. Upaya penegakan hukum jadi langkah yang paling akhir jika ada warga yang membandel.

"Kita imbau, kita inginkan ada kesadaran masyarakat. Penegakan hukum itu yang paling akhir. Makanya kita perketat saja pengawasan. Termasuk untuk lokasi yang rawan kerumuman," tukasnya.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menambahkan pintu masuk Sulsel akan ditahan mulai besok. Kecuali untuk angkutan barang dan jasa dan perjalanan dinas.

"Tentunya kalau dulu budaya mudik ada, kita sudah dua tahun ini ndak boleh. Masyarakat harus paham, saat ini bukan waktu yang tepat untuk mudik besar-besaran. Kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Sudirman.

Ia mengaku penyebaran virus baru dari India saat ini jadi perhatian pemerintah. Dua kasus kembali ditemukan di Jakarta, kemarin.

Kejadian serupa dikhawatirkan terjadi di Sulsel jika tidak ada pembatasan. Padahal angka kesembuhan penularan Covid-19 di sini paling tinggi dari semua daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini