alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

20 Ahli Kesehatan Berdebat Soal Kematian Maradona, Polisi Menunggu Bukti

Muhammad Yunus Selasa, 09 Maret 2021 | 10:05 WIB

20 Ahli Kesehatan Berdebat Soal Kematian Maradona, Polisi Menunggu Bukti
Para penggemar berkumpul dan menangis di luar kamar jenazah tempat jasad mendiang bintang sepak bola Argentina Diego Maradona di San Fernando, Buenos Aires, Argentina, Rabu (25/11). Maradona tutup usia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. The Golden Boy meninggal dunia di usia 60 tahun akibat serangan jantung. Semenjak gantung sepatu sebagai pemain, Maradona memang lumayan akrab dengan masalah kesehatan. Pada 2004 silam, The Golden Boy sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran penyakit jantung dan pernapasan parah. Pada Januari 2019 lalu, Maradona juga sempat dirawat di rumah sakit akibat pendarahan internal di perut. Dan yang teranyar adalah awal bulan ini, di mana sang legenda mengalami pembekuan darah di otak. [RONALDO SCHEMIDT / AFP]

Tenaga kesehatan menyebut Maradona meninggal karena serangan jantung, tapi sejumlah keluarga menyebut ada kelalaian

SuaraSulsel.id - Kematian legenda sepak bola Diego Maradona masih terus menjadi perdebatan. Tenaga kesehatan menyebut Maradona meninggal karena serangan jantung, tapi sejumlah keluarga menyebut ada kelalaian.

Maradona menjalani operasi pada 3 November 2020, hanya empat hari setelah dia merayakan ulang tahun ke-60 di klub yang dia bina, Gimnasia y Esgrima.

Namun, dia tampak dalam kondisi kesehatan yang buruk dan kesulitan berbicara.

Sebanyak 20 ahli memulai perdebatan tentang penyebab kematian ikon sepak bola Argentina Diego Maradona. Untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian pada perawatan kesehatan.

Baca Juga: Sebelum Meninggal Dunia, Diego Maradona Ternyata Diberi Bir dan Ganja

Maradona, yang berusia 60 tahun, meninggal karena serangan jantung pada 25 November 2020. Beberapa pekan setelah menjalani operasi otak karena pembekuan darah.

Penyelidik sedang melakukan investigasi perawatan kesehatan yang Maradona terima. Sebelum kematiannya.

Untuk menentukan apakah akan memperkarakan kasus karena kelalaian yang berujung kematian. Jika terbukti, maka tersangka akan terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Panel ahli, yang terdiri dari 10 spesialis dan 10 lainnya dipilih oleh pihak yang berkepentingan. Akan menyampaikan temuan dalam dua atau tiga pekan mendatang, dikutip dari AFP, Selasa 9 Maret 2021.

Panel tersebut dibentuk oleh jaksa penuntut umum Argentina.

Baca Juga: Dipublikasikan, Ini Video Terakhir Diego Maradona Sebelum Meninggal Dunia

Ahli bedah saraf Maradona Leopoldo Luque, psikiater Agustina Cosachov dan psikolog Carlos Diaz sedang diselidiki. Juga dua perawat, yaitu koordinator perawat dan koordinator medis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait