facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beredar Foto Penyidik KPK Geledah Kantor Gubernur Sulsel

Muhammad Yunus Rabu, 03 Maret 2021 | 10:52 WIB

Beredar Foto Penyidik KPK Geledah Kantor Gubernur Sulsel
Foto penyidik KPK dikawal polisi bersenjata tertangkap kamera di Kantor Gubernur Sulsel beredar Rabu 3 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Sejak pagi beredar foto diduga penyidik KPK dikawal polisi bersenjata. Masuk ke kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

SuaraSulsel.id - Media sosial di Sulawesi Selatan kembali heboh. Sejak pagi beredar foto diduga penyidik KPK dikawal polisi bersenjata. Masuk ke kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo Makassar.

Penyidik KPK terlihat berjalan membawa koper. Kemudian diikuti oleh sejumlah polisi memegang senjata.

Terlihat juga mobil yang parkir. Sama dengan mobil yang digunakan saat penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Jalan AP Pettarani, Makassar.

Kemarin, Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Ali Fikri mengatakan, Tim Penyidik KPK telah melaksanakan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Mantan Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara

Dua lokasi tersebut adalah Kantor Dinas PUTR Provinsi Sulsel dan rumah pribadi Nurdin Abdullah di Kompleks Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea, Kota Makassar.

"Dari dua lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan juga sejumlah uang tunai," kata Ali Fikri kepada SuaraSulsel.id, Selasa, 2 Maret 2020.

Foto mobil penyidik KPK diduga parkir di Kantor Gubernur Sulsel beredar Rabu 3 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Foto mobil penyidik KPK diduga parkir di Kantor Gubernur Sulsel beredar Rabu 3 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Sebelumnya, Senin (1/03/2021) tim Penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Sulawesi Selatan yaitu Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dan Rumah Jabatan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Edy Rahmat.

Untuk jumlah uang tunai, kata Fikri saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK. Fikti tidak merinci dimana uang tunai tersebut ditemukan.

Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Kementerian Keuangan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait