Anak Buah Moeldoko Marah Gebrak Meja Kantor Gubernur Sulsel, Ini Sosoknya

Deputi di KSP memiliki tanggungjawab sangat besar dalam membantu kerja Presiden dan Wakil Presiden

Muhammad Yunus
Rabu, 10 Februari 2021 | 16:21 WIB
Anak Buah Moeldoko Marah Gebrak Meja Kantor Gubernur Sulsel, Ini Sosoknya
Febry Calvin Tetelepta Deputi I Kepala Staf Kepresidenan di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 10 Februari 2021 / [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

Kader PDI Perjuangan ini juga pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI pada tahun 2013. Pada tahun 1998 pernah ikut memimpin gerakan mahasiswa memperjuangkan reformasi.

Febry Calvin Tetelepta Deputi I Kepala Staf Kepresidenan / [ Foto KSP ]
Febry Calvin Tetelepta Deputi I Kepala Staf Kepresidenan / [ Foto KSP ]

Marah dan Gebrak Meja di Kantor Gubernur Sulsel

Febry membuat heboh saat rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu 10 Februari 2021.

Rapat membahas perkembangan proyek kereta api di Sulsel pun berlangsung tegang.

Baca Juga:Penyebab Utusan Jokowi Marah Sampai Pukul Meja di Kantor Gubernur Sulsel

Febri mengatakan, masalah pembebasan lahan kereta api di Sulsel tidak kunjung rampung.
Tiap tahun, hanya lahan terus yang dibahas. Perkembangan proyek kereta api di Sulsel tidak menunjukkan hasil yang baik.

"Tiap tahun ini masalah, apalagi masalah tanah. Padahal, ini masalah gampang bisa diselesaikan dengan baik. Kacau semua ini. Sorry saya marah karena ini kacau sekali," ujar Febri.

Febri yang mengaku diutus Presiden Jokowi sampai marah dalam rapat. Karena sampai hari ini, masalah kereta api di Sulsel selalu soal. Tidak pernah selesai.

Febri menyebut proyek nasional di Sulsel kacau. Karena pembebasan lahannya masih tidak bisa dituntaskan sampai sekarang.

"Terlalu lama ini masalah. Kita tidak tahu akhirnya akan seperti apa ini (kereta api)," kata Febri sambil menggebrak meja.

Baca Juga:Staf Kepresidenan Marah Pukul Meja di Kantor Gubernur Sulsel

Febri mengaku ditugaskan Presiden Jokowi untuk memastikan proyek kereta api di Sulsel berjalan lancar. Termasuk memastikan tidak ada masalah pembebasan lahan. Apalagi, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sudah mendesak ada percepatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini