Sebab itu, Syahrul berharap agar podcast yang didirikan pihaknya dapat memberikan pemahaman informasi mengenai pencegahan penularan HIV pada pengguna narkotika di kalangan anak muda.
Dengan cara meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Untuk mengubah serta memelihara perilaku yang sehat.
"Hasil yang diharapkan, meningkatnya pemahaman penyalahguna narkotika sabu kalangan anak muda dan pasangan seksnya terkait informasi pencegahan penularan HIV," kata dia.
"Terbangunnya perubahan perilaku penyalahguna narkotika sabu perihal perilaku seks yang sehat dan aman," tambah Syahrul.
Baca Juga:Ada Pohon Tumbang di Jalan Sultan Alauddin Makassar
Syahrul yakin bahwa terobosan yang dijalankan pihaknya tersebut dapat memberikan manfaat yang baik. Dengan meningkatkan akses layanan kesehatan.
Sebab, konten yang akan dilakukan khusus tentang informasi mengenai narkotika dan HIV-AIDS. Terutama, informasi mengenai pencegahan penularan HIV terhadap para pengguna narkotika, layanan kesehatan, kebijakan narkotika, dan lain-lain yang akan disiarkan secara berkala.
"Dalam setiap pembuatan dan penyiaran konten akan menyesuaikan dengan kebutuhan, isu prioritas dan dijalankan sepenuhnya oleh komunitas populasi kunci," ungkap Syahrul.
Pelatihan teori ini, kata dia, sebagai langkah awal persiapan bagi tim proyek studio podcast yang akan bertanggungjawab mengembangkan dan menjalankan kedepannya.
Kegiatan tersebut juga sebagai salah satu strategi marketing. Untuk menarik minat sasaran dengan membangun jaringan dengan komunitas youtuber dan memperkenalkan proyek kepada mitra strategis yakni media.
Baca Juga:Tempat Wisata Makassar Paling Hits dan Terpopuler
Tahapanya pun telah memasuki proses pelaksanan berjalannya proyek podcast. Dan akan dilaksanakan mulai Minggu depan. Dengan melibatkan delapan narasumber ahli isu mengenai narkotika dan HIV.