alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sudah Suntik Vaksin, Apakah Kebal Covid-19 ? Ini Penjelasan Eijkman

Muhammad Yunus Jum'at, 27 November 2020 | 08:31 WIB

Sudah Suntik Vaksin, Apakah Kebal Covid-19 ? Ini Penjelasan Eijkman
Relawan disuntik vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Setelah pemberian vaksin, masih akan dilakukan pemantauan terhadap para penerima vaksin

SuaraSulsel.id - Rencana penyuntikan vaksin Covid-19 akan dilakukan tahun depan. Jutaan vaksin disiapkan untuk warga Indonesia.

Setelah vaksin dilakukan, apakah manusia otomatis kebal terhadap Covid-19? berikut penjelasan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menjamin berapa lama kekebalan tubuh yang terbentuk setelah diberi vaksin Covid-19, akan bertahan.

"Sampai saat ini belum ada satupun vaksin yang sedang diteliti yang bisa mengetahui persisnya berdasarkan bukti bahwa antibodi atau kekebalan yang ditimbulkan setelah vaksinasi itu akan bertahan apakah enam bulan, apakah setahun ataukah barangkali tiga bulan sudah hilang, itu masih dievaluasi," kata Amin kepada Antara di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga: Tes Covid-19 Drive Thru di Pegunungan Bear, New York

Amin menuturkan, karena vaksin Covid-19 dan juga pandemik Covid-19 adalah sesuatu yang baru sehingga walaupun sudah ada yang hampir selesai uji klinis fase 3, namun belum ada yang bisa memberikan data ilmiah mengenai jangka waktu kekebalan yang ditimbulkan setelah vaksinasi, akan bertahan.

Oleh karena itu, setelah pemberian vaksin, masih akan dilakukan pemantauan terhadap para penerima vaksin.

Amin menuturkan ada post marketing surveilance atau pengawasan pasca pemasaran setelah diberikan izin edar vaksin, yang dianggap sebagai 'uji klinik fase 4'.

Pada tahap pengawasan pascapemasaran, dari populasi yang divaksinasi, secara acak akan diambil sampel darahnya untuk dipantau misalnya setelah setahun atau dua tahun, untuk melihat kekebalan tubuh pada penerima vaksin.

Pemantauan itu juga dilakukan untuk memastikan keamanan vaksin pasca pemberian izin edar dan proses imunisasi.

Baca Juga: Geger! ASN Ditemukan Tewas di Hotel Sawah Besar Diduga karena Corona

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait