alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Presiden Perancis Kunjungi Lokasi Penyerangan Mematikan

Muhammad Yunus Jum'at, 30 Oktober 2020 | 14:48 WIB

Presiden Perancis Kunjungi Lokasi Penyerangan Mematikan
Presiden Prancis mengunjungi lokasi penyerangan / Foto : VOA

Penyerang terluka oleh polisi dan dirawat di rumah sakit setelah pembunuhan

Kasus terkait penistaan Nabi Muhammad juga dilakukan media setempat oleh Charlie Hebdo yang beberapa kali menerbitkan konten bernada satir terhadap nabi umat Islam tersebut.

Presiden Macron sendiri kebanjiran kritik dari umat Islam dunia karena meminta Muslim agar belajar toleransi saat berada di Prancis.

Orang nomor satu di Prancis itu juga mengecam pelaku pembunuhan atas wartawan Charlie Hebdo yang arahnya mendukung gerakan Islamphobia.

Muhyiddin mengatakan Prancis sendiri dalam sejarah tercatat sebagai salah satu kolonialis dunia yang sangat rasialis dan kejam atas warga jajahan mereka di dunia, terutama di Benua Afrika.

Baca Juga: Ferdinand: Boikot Tahu, Tempe sampai Terasi Made In Prancis!

"Tak aneh jika reaksi atas sikap Macron dari dunia Islam cukup keras di mana beliau diminta untuk menarik pernyataannya. Beberapa negara di Timur Tengah sudah mengancam akan melakukan embargo terhadap produk Prancis," kata dia.

Waketum MUI mengatakan Macron harus belajar banyak tentang toleransi beragama, terutama Islam.

Kebebasan tanpa batas dan melawan norma justru akan mengakibatkan kegaduhan dan kekacauan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait