Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelecehan Seksual di Kampus UIN, Pelakunya Mahasiswa dan Calon Dosen

Muhammad Yunus Kamis, 01 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Pelecehan Seksual di Kampus UIN, Pelakunya Mahasiswa dan Calon Dosen
Kampus UIN Alauddin di Samata, Kabupaten Gowa / Foto Suara.com: Muhammad Aidil

Sudah banyak mahasiswi yang menuntut ilmu di kampus UIN Alauddin menjadi korban pelecehan

SuaraSulsel.id - Pelecehan seksual terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin terus terulang. Sudah banyak mahasiswi yang menuntut ilmu di kampus tersebut menjadi korban pelecehan.

Tindakan pelecehan yang terjadi di dalam kampus seperti pemasangan kamera GoPro di toilet wanita, begal payudara, dan pelecehan oleh oknum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dosen terhadap mahasiswa UIN Alauddin.

Terbaru adalah aksi teror alat kelamin melalui panggilan video menggunakan aplikasi WhatsApp.

Hasil penyelidikan pihak kampus dan kepolisian, pelaku pelecehan antara lain dilakukan oleh mahasiswa dan calon dosen.

SuaraSulsel.id merangkum empat kasus pelecehan yang pernah terjadi di UIN Alauddin. Sepanjang tahun 2018 hingga 2020 :

1. Pemasangan kamera GoPro di toilet perempuan

Kasus pemasangan kamera GoPro di toilet wanita terjadi di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin pada November 2019. Pelakunya diketahui merupakan seorang mahasiswa UIN Alauddin Makassar berinisial AA.

Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar Bidang Kemahasiswaan Darussalam mengungkapkan, untuk kasus kamera GoPro, pihak kampus telah mengambil tindakan tegas dengan memecat atau mengeluarkan mahasiswa AA selaku pelaku.

"Yang terbukti melakukan kejahatan dengan memasang kamera di toilet wanita," kata Darussalam kepada SuaraSulsel.id, Kamis (01/10/2020).

2. Begal payudara

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait