Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ormas Bentrok dengan Mahasiswa Papua, Pengunjuk Rasa Teriak Merdeka

Muhammad Yunus Minggu, 27 September 2020 | 15:16 WIB

Ormas Bentrok dengan Mahasiswa Papua, Pengunjuk Rasa Teriak Merdeka
Mahasiswa Papua yang berunjuk rasa terlibat bentrok dengan ormas di Kota Makassar, Jumat (25/9/2020) / Foto : Istimewa

Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa asal Papua di sekitar Asrama Papua, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar ricuh

SuaraSulsel.id - Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa asal Papua di sekitar Asrama Papua, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar ricuh.

Video bentrokan yang beredar viral di media sosial. Tampak puluhan pengunjuk rasa yang berjalan kaki berkumpul di jalanan. Mereka berusaha untuk melakukan aksi unjuk rasa. Menuntut referendum.

Sedangkan, di sisi lain juga terdapat sejumlah aparat polisi dan beberapa orang yang belakangan diketahui dari kelompok organisasi masyarakat (Ormas) Brigade Muslim Indonesia Sulawesi Selatan (BMI Sulsel).

Ormas dan polisi tersebut berusaha menghalangi para pengunjuk rasa. Mereka meminta para pendemo untuk kembali pulang ke asrama dan tidak melakukan aksi.

Hanya saja, permintaan tersebut tidak dilaksanakan pengunjuk rasa. Massa aksi memilih bertahan dan berusaha untuk menerobos serta ingin tetap menyampaikan aspirasi mereka.

Ormas dan massa aksi bersitegang, mereka pun terlibat saling dorong. Hingga, akhirnya bentrokan pun tak dapat dielakkan, yang mengakibatkan kelompok ormas dan demostran pun saling pukul satu sama lain.

Ketua BMI Sulsel, Muh Zulkifli membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan bentrokan tersebut terjadi sekitaran Asrama Papua, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar pada Jumat (25/9/2020) lalu.

Sebelum terjadi bentrokan, kata Zulkifli, sehari sebelumnya pihaknya memang sudah mengingatkan para mahasiswa Papua untuk tidak turun melakukan aksi unjuk rasa. Terkait dukungan pada Organisasi Papua Mereka (OPM).

Tujuannya, kata Zulkifli, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan antara mahasiswa Papua dan Ormas BMI Sulsel, apabila aksi tetap dilakukan.

"Saya sudah ingatkan, bahwa kalian kalau mau demo jangan di sini. Silahkan kalau mau ke Papua atau ke mana, silahkan. Itu urusan kalian. Kalau di sini tidak boleh," kata Zulkifli saat dikonfirmasi SuaraSulsel.id, Minggu (27/9/2020).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait