- Pemerintah Kota Palu memperpanjang pembelajaran daring bagi siswa PAUD hingga SMP mulai 26 Oktober 2026.
- Kebijakan ini diberlakukan akibat memburuknya kualitas udara karena kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
- Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyatakan langkah tersebut bertujuan untuk melindungi kesehatan seluruh peserta didik.
Warga Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Selain memperpanjang pembelajaran daring, Hadianto mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara.
Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, terutama gangguan jantung dan pernapasan seperti asma, disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga daya tahan tubuh dan segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat apabila mengalami gejala seperti sesak napas atau batuk.
Pemkot Palu belum menetapkan batas waktu berakhirnya pembelajaran daring.
Kebijakan akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi kualitas udara dan pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Prakiraan Cuaca BMKG Senin 26 Oktober 2026: Makassar Berpotensi Hujan
-
Pembangunan Stadion Untia Makassar Masuk Tahap Penimbunan Lahan
-
Alasan Cari Makan, Tiga Terduga Pelaku Penyelundupan Batu Hitam Kabur dari Kantor Polisi
-
Korban Koma 10 Hari, Misteri Tabrak Lari di Gowa Akhirnya Terkuak Berkat Jejak Ini
-
Dosen UIN Alauddin Makassar Jadi Dosen Tamu di AS, Bahas Dialog Antaragama