Muhammad Yunus
Senin, 26 Oktober 2026 | 10:12 WIB
Ilustrasi: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti perairan Sungai Musi di Palembang [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Palu memperpanjang pembelajaran daring bagi siswa PAUD hingga SMP mulai 26 Oktober 2026.
  • Kebijakan ini diberlakukan akibat memburuknya kualitas udara karena kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
  • Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyatakan langkah tersebut bertujuan untuk melindungi kesehatan seluruh peserta didik.

Warga Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan

Selain memperpanjang pembelajaran daring, Hadianto mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara.

Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, terutama gangguan jantung dan pernapasan seperti asma, disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga daya tahan tubuh dan segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat apabila mengalami gejala seperti sesak napas atau batuk.

Pemkot Palu belum menetapkan batas waktu berakhirnya pembelajaran daring.

Kebijakan akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi kualitas udara dan pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Load More