- KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan utara Sumenep pada Minggu (2/8) pagi.
- Basarnas mencatat 232 orang berhasil dievakuasi, dengan rincian 227 selamat dan lima orang meninggal dunia.
- Sembilan kapal dikerahkan untuk mengevakuasi ratusan korban dan membawa mereka menuju Kota Surabaya.
Proses evakuasi
Upaya evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 kemudian dilakukan oleh awak TB Hasnur 26 pada pukul 09.59 WIB sementara Pos SAR Sumenep mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang dilaporkan nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor.
Kepala Seksi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menyatakan kurang lebih ada sebanyak sembilan kapal yang melakukan evakuasi, yakni KN SAR 249 Permadi, kapal Kantor SAR Surabaya, kapal Pos SAR Sumenep, kapal Syahbandar Surabaya, kapal VTS Surabaya, kapal SROP Kalianget, kapal KSOP Kalianget, Kapal Meratus Project 3, termasuk TB Hasnur 26.
Saat ini, ratusan penumpang yang berhasil diselamatkan tersebut, dalam proses evakuasi menuju Surabaya menggunakan sejumlah kapal, termasuk korban meninggal dunia.
Sementara Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menyiagakan 20 unit ambulans di Pelabuhan Kalianget sebagai langkah antisipasi apabila korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 dievakuasi ke wilayah tersebut.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan tim penanganan bencana untuk memastikan proses evakuasi maupun pelayanan kesehatan berjalan optimal.
Korban paling banyak dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar, yakni 111 orang yang terdiri atas 109 korban selamat dan dua meninggal dunia.
Kapal tersebut, sedang menuju Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan intercept dengan KN SAR 249 Permadi.
Baca Juga: Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Selain itu, TB Hasnur 26 mengevakuasi 66 korban yang terdiri atas 65 selamat dan satu meninggal dunia, Transco Arafura mengevakuasi 17 korban selamat, sedangkan KM Meratus Project 3 mengevakuasi 14 korban yang terdiri atas 13 selamat dan satu meninggal dunia.
Prakarsa Mas mengevakuasi tujuh korban selamat, SC Aila XVII mengevakuasi tujuh korban selamat, Selaras Mas mengevakuasi tujuh korban selamat, British Mentor mengevakuasi dua korban selamat, sedangkan Alcon Daniel membawa satu korban meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
-
JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela
-
Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional