- Kanwil DJPb Kemenkeu Sulsel mencatat belanja TKD hingga Juni 2026 mencapai Rp14,15 triliun untuk pelayanan publik.
- Penyaluran dana tersebut didistribusikan kepada 24 kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara merata.
- Angkaswantoro menyampaikan informasi tersebut di Makassar pada hari Senin tanggal 3 Agustus 2026.
SuaraSulsel.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat belanja transfer ke daerah (TKD) di Sulsel, yang hingga Juni 2026 mencapai Rp14,15 triliun, digunakan untuk membiayai pelayanan publik daerah.
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Kanwil DJPb Sulsel Angkaswantoro di Makassar, mengatakan, dana TKD itu tersalurkan untuk 24 kabupaten/kota dan Provinsi Sulsel, sehingga total keseluruhan penerima yakni 25 daerah.
"Untuk dana transfer pemerintah pusat ke daerah itu sudah Rp14,15 triliun atau sekitar 52,86 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp26,77 triliun," ujarnya, Senin 3 Agustus 2026.
Angkaswantoro menjelaskan bahwa penyaluran TKD tersebut menunjukkan tren yang cukup baik pada awal tahun anggaran, dengan distribusi yang relatif merata di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel.
Ia menyatakan hampir seluruh daerah mencatatkan realisasi yang mendekati pagu yang telah ditetapkan, dengan selisih relatif kecil.
Menurut dia, kondisi ini mencerminkan bahwa proses penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah berjalan dengan lancar dan tidak terpusat pada wilayah tertentu saja.
"Dengan demikian, seluruh daerah di Sulawesi Selatan dapat merasakan manfaat dari aliran dana tersebut secara lebih merata," katanya.
Berdasarkan data Kemenkeu Perwakilan Sulawesi Selatan, realisasi TKD di masing-masing daerah menunjukkan capaian yang relatif seimbang.
Di wilayah utara, Kabupaten Luwu Utara mencatat realisasi sebesar Rp540,02 miliar dari pagu Rp1,03 triliun, sementara Kabupaten Luwu Timur terealisasi Rp646,43 miliar dari pagu Rp1,21 triliun.
Baca Juga: Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
Kota Palopo mencatat realisasi Rp293,98 miliar dari pagu Rp532,28 miliar, sedangkan Kabupaten Luwu sebesar Rp557,44 miliar dari pagu Rp1,07 triliun.
Di kawasan Toraja, Kabupaten Tana Toraja mencatat realisasi Rp408,70 miliar dari pagu Rp804,53 miliar, sementara Kabupaten Toraja Utara sebesar Rp391,04 miliar dari pagu Rp784,68 miliar.
Untuk wilayah Ajatappareng, Kabupaten Pinrang terealisasi Rp493,11 miliar dari pagu Rp940,31 miliar, Kabupaten Barru Rp316,63 miliar dari pagu Rp590,70 miliar, dan Kota Parepare Rp269,91 miliar dari pagu Rp517,20 miliar. Kabupaten Enrekang juga mencatat realisasi Rp399,20 miliar dari pagu Rp751,54 miliar.
Sementara itu, di kawasan Mamminasata, Kabupaten Maros mencatat realisasi Rp507,43 miliar dari pagu Rp959,11 miliar, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sebesar Rp514,51 miliar dari pagu Rp969,11 miliar, Kabupaten Gowa Rp710,32 miliar dari pagu Rp1,34 triliun, serta Kota Makassar Rp1,12 triliun dari pagu Rp2,03 triliun.
Kabupaten Takalar mencatat realisasi Rp420,42 miliar dari pagu Rp778,50 miliar dan Kabupaten Jeneponto sebesar Rp442,51 miliar dari pagu Rp873,82 miliar.
Di wilayah selatan dan timur, Kabupaten Bantaeng terealisasi Rp320,07 miliar dari pagu Rp610,48 miliar, Kabupaten Bulukumba Rp537,04 miliar dari pagu Rp1,01 triliun, dan Kabupaten Kepulauan Selayar sebesar Rp375,70 miliar dari pagu Rp1,01 triliun. Kabupaten Sinjai mencatat realisasi Rp406,54 miliar dari pagu Rp760,56 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika
-
Perkuat Akses Hunian, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi
-
Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank