Muhammad Yunus
Kamis, 16 Juli 2026 | 11:50 WIB
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Pajjaiang, Sudiang Raya, Kota Makassar, Rabu (15/7/2026) [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah membuka Sekolah Rakyat Terintegrasi di Makassar pada 15 Juli 2026 untuk mendukung pendidikan anak kurang mampu.
  • Sebanyak 270 peserta didik dari 15 kabupaten di Sulawesi Selatan resmi mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah perdana.
  • Program ini bertujuan menyediakan pendidikan berkualitas demi mencetak generasi unggul serta memutus rantai kemiskinan masyarakat setempat.

SuaraSulsel.id - Program Sekolah Rakyat mulai memberikan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Sulawesi Selatan.

Kehadiran sekolah berasrama yang sepenuhnya didukung pemerintah ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Harapan tersebut ditandai dengan dibukanya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Pajjaiang, Sudiang Raya, Kota Makassar, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 270 peserta didik dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan mulai mengikuti MPLS untuk tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA.

Mereka menjadi angkatan pertama yang akan menempuh pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Robben Rico secara virtual, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta satuan kerja Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel.

Pendidikan Berkualitas Tanpa Terhalang Kondisi Ekonomi

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Sekolah Rakyat menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.

Menurutnya, program yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto itu menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

Baca Juga: Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto yang telah membangun dan merealisasikan Rp2,2 triliun pembangunan sembilan unit Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan," kata Andi Sudirman.

Ia mengungkapkan Sekolah Rakyat di Sudiang, Makassar, menjadi salah satu yang paling siap secara nasional. Baik dari sisi pembangunan fisik, kelengkapan sarana dan prasarana, maupun dukungan tenaga pendidik.

"Alhamdulillah anak-anak kita sangat ceria dan senang. Sekolah Rakyat di Sudiang merupakan yang tertinggi progres pembangunannya di Indonesia, mulai dari lahan, fasilitas hingga guru-guru berkompeten yang disiapkan," ujarnya.

Diharapkan Lahirkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Andi Sudirman mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih cita-cita setinggi mungkin.

Ia menegaskan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang dalam memperoleh pendidikan terbaik.

Load More