- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi membentuk Dewan K3 pada tahun 2026 untuk memperkuat budaya keselamatan kerja secara menyeluruh.
- Lembaga ini memberikan saran strategis kepada pemerintah guna mencegah kecelakaan kerja di berbagai sektor industri hingga skala UMKM.
- Program pembinaan K3 menyasar pelajar sejak usia dini untuk menciptakan sumber daya manusia yang sadar akan prosedur keselamatan.
SuaraSulsel.id - Pembentukan Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan menjadi tonggak baru dalam membangun budaya kerja yang lebih aman dan sehat.
Kehadiran lembaga ini tidak hanya ditujukan untuk menekan angka kecelakaan kerja di sektor industri, tetapi juga memperluas edukasi keselamatan hingga pelaku UMKM dan pelajar sejak usia dini.
Sulawesi Selatan menjadi provinsi kelima di Indonesia yang memiliki Dewan K3 setelah Jawa Timur, Riau, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat.
Pembentukan lembaga non-profit tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sulsel Nomor 1910/XI/Tahun 2025 tentang Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi Sulsel Periode 2025–2028.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi Nas, mengatakan Dewan K3 dibentuk sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan dan rekomendasi untuk mencegah kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja di berbagai sektor.
"Keberadaan Dewan K3 menjadi langkah penting untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di Sulawesi Selatan. Sulsel adalah provinsi kelima yang membentuk Dewan K3 setelah Jawa Timur, Riau, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat," kata Jayadi Nas, Kamis (16/7).
Manfaat Dirasakan hingga Pelaku UMKM
Berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang lebih banyak menyasar perusahaan besar, Dewan K3 Sulsel memperluas cakupan pembinaan hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini dinilai masih minim edukasi mengenai keselamatan kerja.
Melalui Komisi Pembinaan K3 UMKM, program pembinaan akan menjangkau pedagang eceran, bengkel, pelaku usaha perkebunan, perikanan dan kelautan, industri rumahan, hingga usaha kuliner.
Baca Juga: Sekolah Rakyat di Sulsel Buka Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Kurang Mampu
Menurut Jayadi, sektor-sektor tersebut memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang tidak kalah besar dibanding industri berskala besar.
Dengan edukasi mengenai prosedur keselamatan kerja, risiko tersebut diharapkan dapat ditekan sehingga produktivitas usaha ikut meningkat.
Sementara itu, Komisi Pembinaan K3 Sektoral akan menggandeng berbagai perusahaan besar di Sulawesi Selatan, seperti PT Vale Indonesia, PLN, PT Semen Tonasa, Pelindo, dan sejumlah perusahaan lainnya untuk memperkuat implementasi budaya keselamatan kerja.
Menanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini
Salah satu program unggulan Dewan K3 Sulsel adalah memperkenalkan budaya keselamatan kepada anak-anak sejak berada di bangku sekolah.
Melalui Komisi Pembinaan K3 Usia Dini dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sosialisasi keselamatan telah dilaksanakan di 12 sekolah di Sulawesi Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP
-
Kisah Daeng Raba, Penjual Balon yang Merasakan Dampak MYP Sulsel
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat
-
Seperdua Gunung Lakawan Enrekang Hangus Terbakar, Petugas Terkendala Tebing Terjal