- Basarnas Makassar melakukan operasi SAR terhadap kapal KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Pulau Polassi, Selayar, Rabu (15/7).
- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 47 orang penumpang, dengan rincian 46 orang selamat dan satu orang dinyatakan meninggal dunia.
- Sebanyak 24 orang penumpang lainnya hingga saat ini masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan tersebut.
SuaraSulsel.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melakukan operasi SAR terhadap kecelakaan kapal KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Kapal KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa penumpang. Kapal kemudian mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung mengerahkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para penumpang kapal.
“Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal,” ujar Arif.
Dalam operasi tersebut, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan dan mengevakuasi sejumlah penumpang KM Nurul Salsa pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.
Sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi oleh KM Harapan Kita, termasuk awak kapal, dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik kejadian. Sementara itu, 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian dan dievakuasi menuju Pulau Polassi.
Berdasarkan perkembangan data sementara, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 47 orang, dengan rincian 46 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia. Namun, setelah dilakukan pendataan ulang, jumlah keseluruhan penumpang dan awak kapal diketahui mencapai 74 orang, sehingga masih terdapat 24 orang yang dalam pencarian.
“Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan,” jelas Arif.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Kantor Basarnas Makassar, TNI AL, ABK KRI Marlin 877, ABK KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta kapal nelayan yang turut membantu proses evakuasi.
Baca Juga: Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
Arif menegaskan bahwa seluruh unsur SAR gabungan akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal sesuai dengan prosedur operasi SAR.
“Kami mohon doanya, mudah-mudahan tim sar gabungan bisa secepatnya bisa menemukan korban yang masih dalam pencarian. Tapi data korban ini masih belum valid, karena pihak tim sar gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam kM Nurul Salsa tersebut,” tutupnya.
Operasi SAR kecelakaan KM Nurul Salsa masih berlangsung dengan fokus pencarian di sekitar lokasi kejadian dan area yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning (Sarmap).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP
-
Kisah Daeng Raba, Penjual Balon yang Merasakan Dampak MYP Sulsel
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat
-
Seperdua Gunung Lakawan Enrekang Hangus Terbakar, Petugas Terkendala Tebing Terjal