- Pansus Hak Angket DPRD Gowa menjadwalkan pemanggilan Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 9 Juli 2026 terkait penyelidikan tiga persoalan kebijakan.
- Bupati Husniah diminta memberikan keterangan mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang beasiswa, pengadaan seragam sekolah, serta hubungan pribadi yang diselidiki pansus.
- Pihak Bupati melaporkan Pansus ke Bareskrim Polri untuk menguji legalitas proses hak angket yang dianggap menyiarkan materi privat secara terbuka.
SuaraSulsel.id - Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa menjadwalkan pemanggilan terhadap Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
Husniah akan dipanggil untuk memberikan keterangan dalam sidang hak angket pada Kamis, 9 Juli 2026 di DPRD Kabupaten Gowa.
Pemanggilan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan Pansus terhadap sejumlah persoalan yang menjadi objek hak angket DPRD Gowa.
Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Gowa, Asrul Makkarausu mengatakan pihaknya telah menyepakati jadwal pemanggilan dalam rapat internal pansus.
"Pansus menjadwalkan hari Kamis, insyaallah sidang hak angketnya untuk Bupati," kata Asrul, Senin, 6 Juli 2026.
Ia menjelaskan mekanisme pemanggilan akan dilakukan sesuai tata tertib dan ketentuan yang telah disepakati oleh pansus. Husniah akan diberikan kesempatan memenuhi panggilan hingga tiga kali.
Apabila Husniah tidak menghadiri panggilan pertama, pansus akan kembali melayangkan surat pemanggilan kedua dan ketiga.
"Kalau sampai tiga kali dipanggil tidak hadir, maka prosesnya akan kami lanjutkan ke rapat paripurna DPRD," ujarnya.
Asrul menegaskan seluruh saksi yang dinilai diperlukan dalam proses hak angket telah dipanggil secara resmi melalui surat.
Baca Juga: Bupati Gowa Lawan Hak Angket: Dua Saksi Dilaporkan ke Bareskrim
Pemanggilan tersebut merupakan bagian dari kewenangan konstitusional DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebelumnya menyatakan siap memenuhi panggilan pansus sepanjang telah menerima undangan resmi dari DPRD.
Namun, Husniah mengaku belum menerima surat pemanggilan dari Pansus Hak Angket DPRD Gowa.
Hak angket yang bergulir di DPRD Gowa saat ini berangkat dari tiga persoalan yang menjadi sorotan.
Pertama, dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pencabutan program beasiswa doktoral.
Kedua, dugaan penyimpangan dalam pengadaan seragam sekolah gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?
-
Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel
-
Indriyanto Nugroho Ungkap 'Musuh Tersembunyi' Bisa Hancurkan Karier Pesepak Bola Muda Indonesia
-
Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa
-
Tergiur Cepat Kaya? Hati-hati, OJK Ingatkan Mahasiswa Jangan Tertipu Investasi Palsu