- Tim pengabdian Universitas Hasanuddin memberikan pelatihan diversifikasi produk ikan pindang kepada kelompok Poklahsar di Desa Pataro, Bulukumba.
- Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan pengolahan, pengemasan, serta strategi pemasaran untuk menambah nilai jual produk perikanan lokal.
- Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui penciptaan peluang usaha baru dan industri olahan yang berkelanjutan.
SuaraSulsel.id - Potensi ikan pindang di pesisir Bulukumba dinilai tidak cukup hanya dijual sebagai produk konsumsi harian.
Dengan sentuhan inovasi, komoditas tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka peluang usaha baru.
Semangat itulah yang dibawa Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin melalui Program Kemitraan bertajuk "Penyuluhan dan Pelatihan Diversifikasi Produk Ikan Pindang" di Desa Pataro, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) Lion Star Ikan Pindang Pa'Gantengan itu menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya pelaku usaha baru berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Kepala Desa Pataro, Muh. Basri, mengatakan kehadiran Universitas Hasanuddin memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang lebih produktif dan memiliki daya saing.
Menurutnya, pelatihan semacam ini menjadi modal penting agar hasil perikanan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah atau produk sederhana, tetapi mampu diolah menjadi produk dengan nilai jual lebih tinggi.
"Kami selaku pemerintah desa sangat bersyukur dan berterima kasih atas dipilihnya Desa Pataro sebagai lokasi pengabdian. Kami berharap melalui pelatihan dari Unhas ini, para pengolah ikan dapat mengoptimalkan potensi yang ada dan mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga," ujarnya, dalam keterangan tertulis Senin (29/6).
Pelatihan dipandu oleh dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FIKP Unhas, yakni Prof. Metusalach, Kasmiati, Fahrul, Mufti Hatur Rahmi, serta Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Syahrul.
Kegiatan tersebut juga melibatkan penyuluh perikanan yang memberikan pendampingan kepada peserta dalam mengembangkan usaha berbasis hasil perikanan.
Baca Juga: 60 Ribu Calon Mahasiswa Lepas Kursi SNBP, Unhas Justru Catat Tren Positif
Sebanyak 20 anggota Poklahsar Lion Star Ikan Pindang Pa'Gantengan mengikuti pelatihan dengan pendampingan 10 mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan.
Tidak hanya belajar teknik mengolah ikan, peserta juga dibekali keterampilan yang menjadi fondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Materi pelatihan mencakup teknik diversifikasi produk, standar higienitas, pengemasan modern, strategi pemasaran, hingga tata kelola usaha kelompok agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Tim narasumber juga mendorong peserta melihat sumber daya pesisir sebagai aset ekonomi yang dapat dioptimalkan menjadi berbagai produk inovatif dengan nilai jual lebih tinggi.
Ketua Poklahsar Lion Star Ikan Pindang Pa'Gantengan, Asma, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi para pengolah ikan.
Menurutnya, selama ini sebagian besar pelaku usaha hanya menjual produk dalam bentuk konvensional. Kini mereka mulai memahami pentingnya inovasi produk, kualitas kemasan, serta strategi pemasaran untuk meningkatkan keuntungan usaha.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hakim Perintahkan Jaksa Bebaskan Bahtiar Baharuddin: Penahanan Tidak Sah
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar
-
Dapat Tambahan Likuiditas dari Dana SAL, BRI Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Dunia Usaha
-
Unhas Cetak Wirausaha Baru, Ikan Pindang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
-
Petani Jagung Bulukumba Mulai Dikenalkan Teknologi Smart Corn Planting