- Orang tua mahasiswa berinisial EE melapor ke Polrestabes Makassar pada 13 Agustus 2026 karena menerima ancaman penculikan dan permintaan tebusan Rp90 juta.
- Polisi menemukan EE di sebuah rumah kos eksklusif kawasan Tamalanrea, Makassar, pada Rabu, 12 Agustus 2026, dalam kondisi aman tanpa ada penyekapan.
- Penyelidikan kepolisian menyimpulkan bahwa skenario penculikan tersebut direkayasa sendiri oleh EE untuk memeras uang orang tuanya demi kepentingan berfoya-foya.
SuaraSulsel.id - Kepanikan menyelimuti sebuah keluarga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan setelah menerima pesan bahwa anak mereka, EE (23), seorang mahasiswa telah diculik dan disekap.
Pesan itu tak hanya meminta uang. Pengirimnya mengancam akan membunuh EE jika orang tuanya tidak segera menyerahkan uang tebusan sebesar Rp90 juta.
Orang tua EE yang panik langsung meminta bantuan polisi. Mereka mengira anaknya benar-benar berada dalam bahaya dan tengah disandera seseorang.
Namun, penyelidikan polisi justru mengungkap fakta yang jauh berbeda. Tidak ada penculikan atau penyekapan seperti yang dilaporkan.
EE ternyata berada di sebuah rumah kos eksklusif di kawasan Tamalanrea, Makassar.
Lebih mengejutkan lagi skenario penculikan itu dibuat sendiri oleh EE untuk mendapatkan uang dari orang tuanya.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala mengatakan kasus tersebut bermula ketika orang tua EE sudah beberapa minggu kehilangan kontak dengan anaknya.
Dalam kondisi panik, mereka kemudian menerima pesan dari seseorang yang mengaku telah menyekap EE.
Dalam pesan tersebut, orang tua EE diminta menyiapkan uang sebesar Rp90 juta. Jika uang tidak diberikan, anak mereka disebut akan dibunuh.
Baca Juga: Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar
"Panik menerima pesan seluler anaknya disekap dan akan dibunuh serta meminta tebusan Rp90 juta, korban langsung melaporkan ke kepolisian dan tim Unit Jatanras Polrestabes Makassar langsung melakukan penyelidikan," kata Sangkala, Kamis, 13 Agustus 2026.
Laporan itu kemudian ditindaklanjuti tim URC Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar.
Polisi tidak ingin mengambil risiko. Informasi mengenai penculikan dan ancaman pembunuhan tersebut langsung ditelusuri.
Sejumlah bukti dikumpulkan untuk memastikan keberadaan mahasiswa tersebut sekaligus mengungkap siapa orang yang berada di balik pesan ancaman itu.
Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menemukan titik terang.
EE ditemukan pada Rabu, 12 Agustus 2026 di sebuah rumah kos eksklusif di kawasan Tamalanrea, Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mengenang Anthonius: Selamatkan Ratusan Nyawa Penumpang Pesawat di Palu
-
Cegah Korupsi di Kampus UNM, Farida Patittingi: SPI Jangan Ragu
-
Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027
-
Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
-
Rumah Panggung Mewah Pengusaha Sidrap Ludes Terbakar