- Sebanyak 60.000 calon mahasiswa baru secara nasional gagal melakukan registrasi ulang melalui jalur SNBP tahun ini.
- Universitas Hasanuddin mencatat tren penurunan persentase mahasiswa tidak daftar ulang dari 8,78 persen menjadi 5,19 persen.
- Unhas menerapkan sistem UKT berbasis ekonomi serta menyediakan layanan konsultasi untuk menjamin keterjangkauan akses pendidikan mahasiswa.
SuaraSulsel.id - Fenomena tingginya jumlah calon mahasiswa baru (Camaba) yang tidak melakukan daftar ulang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menjadi perhatian nasional.
Tercatat sekitar 60.000 Camaba tidak melanjutkan ke tahap registrasi ulang. Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam SNBP berjumlah 146 institusi.
Angka tersebut memantik perhatian. Camaba yang diterima melalui Jalur SNBP berjumlah 189.017 orang. Artinya, hampir sepertiga atau 31.7 persen yang tidak daftar ulang.
Beberapa informasi di media menyebutkan penyebab Camaba meninggalkan peluang studi lanjut ini adalah alasan biaya.
Namun demikian, kondisi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan realitas di Universitas Hasanuddin (Unhas).
Dalam empat tahun terakhir, Unhas justru menunjukkan tren penurunan angka Camaba Jalur SNBP yang tidak daftar ulang, meskipun jumlah kelulusan terus meningkat setiap tahun.
Berdasarkan data, pada tahun 2023 jumlah peserta yang lulus SNBP di Unhas sebanyak 2.517 orang, dengan 2.296 melakukan daftar ulang dan 221 tidak melanjutkan atau sekitar 8,78 persen.
Tahun 2024, dari 2.822 peserta lulus, sebanyak 2.620 melakukan daftar ulang dan 202 tidak melanjutkan atau sekitar 7,16 persen.
Pada tahun 2025, dari 3.140 peserta lulus, sebanyak 2.938 melakukan daftar ulang dan 202 tidak melanjutkan atau sekitar 6,43 persen.
Baca Juga: Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
Sementara pada tahun 2026, dari total 3.489 peserta lulus, sebanyak 3.308 melakukan daftar ulang dan hanya 181 yang tidak melanjutkan atau sekitar 5,19 persen.
Data tersebut menunjukkan tren penurunan yang konsisten dalam persentase Camaba yang tidak daftar ulang, dari 8,78 persen pada tahun 2023 menjadi 5,19 persen pada tahun 2026.
Hal ini menegaskan bahwa mekanisme penerimaan dan dukungan pembiayaan di Unhas berjalan efektif dalam menjaga keberlanjutan studi mahasiswa baru.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menjelaskan bahwa Unhas secara konsisten berupaya memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh calon mahasiswa, tanpa terkendala faktor ekonomi.
“Unhas berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada calon mahasiswa yang batal mendaftar ulang karena alasan biaya tinggi. Kami melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari sosialisasi intensif hingga dukungan bagi Camaba,” jelas Prof. Ruslin.
Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Unhas dirancang secara berkeadilan dan berbasis kemampuan ekonomi keluarga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Penampakan Mencekam Bendungan Bili-bili, 180 Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
-
Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap
-
Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber
-
Sulsel Tempati Peringkat IV Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas
-
Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo