Muhammad Yunus
Rabu, 03 Juni 2026 | 13:55 WIB
Seorang pengendara tertangkap kamera berupaya menerobos sistem buka-tutup arus lalu lintas di kawasan proyek perbaikan Jalan Aroepala, Makassar, Rabu, 3 Juni 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang pengemudi mobil nekat menerobos sistem buka-tutup di Jalan Aroepala, Makassar pada Rabu, 3 Juni 2026.
  • Tindakan tersebut dilakukan meski petugas telah menjelaskan bahwa area sedang dalam proses pekerjaan peningkatan jalan.
  • Penerobosan tersebut berisiko merusak struktur beton yang belum matang dan menurunkan kualitas konstruksi jalan secara keseluruhan.

Ruas Jalan Aroepala masih berada pada tahap pemasangan Lean Concrete (LC), yakni lapisan beton dasar yang berfungsi sebagai pondasi sebelum dilakukan pengecoran beton utama.

Tahap ini dinilai sangat penting karena menjadi dasar kekuatan konstruksi jalan secara keseluruhan.

Meski memiliki kandungan semen lebih rendah dibanding beton struktural, lapisan Lean Concrete tetap harus mencapai tingkat kepadatan dan kekuatan tertentu agar mampu menopang lapisan beton rigid di atasnya.

Setelah pekerjaan LC rampung, proyek akan dilanjutkan dengan pengecoran rigid beton setebal 30 sentimeter.

Dengan demikian, total ketebalan konstruksi jalan nantinya mencapai 40 sentimeter.

Ihsan menegaskan bahwa kualitas beton tidak dapat dicapai secara instan. Beton membutuhkan waktu pengerasan sesuai standar teknis sebelum dapat menerima beban kendaraan secara optimal.

"Umur beton itu matang pada usia 28 hari sesuai ketentuan. Saat ini yang dikerjakan adalah Lean Concrete setebal 10 sentimeter, kemudian akan dilapisi rigid beton setebal 30 sentimeter. Jadi total ketebalan konstruksi jalan nantinya mencapai 40 sentimeter," ujarnya.

Karena itu, kendaraan yang melintas di atas beton yang belum mencapai umur pengerasan yang cukup berisiko mengurangi kualitas konstruksi jalan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan Dinas BMBK Sulsel, Muhammad Rosyadi menambahkan tekanan dari kendaraan dapat menyebabkan lapisan beton yang belum mengeras sempurna mengalami kerusakan.

Baca Juga: Begal Serang Dokter Asal Makassar Pakai Setrum Jadi Tersangka

Dampaknya tidak hanya terlihat pada permukaan jalan, tetapi juga dapat memengaruhi kekuatan struktur secara keseluruhan.

"Beban kendaraan dapat menurunkan mutu kekuatan beton Lean Concrete. Permukaannya bisa rusak, bergelombang, dan pada akhirnya berpengaruh terhadap lapisan konstruksi beton yang akan dihampar di atasnya," kata Rosyadi.

Menurut dia, kerusakan pada tahap awal memang tidak selalu tampak secara kasat mata. Namun dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memperpendek umur layanan jalan dan meningkatkan potensi kerusakan lebih cepat dibanding perencanaan awal.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, Dinas BMBK Sulsel berencana memperketat pengamanan di sekitar lokasi proyek. Jumlah palang pembatas akan ditambah dan area pekerjaan akan ditutup lebih rapat.

Selain itu, papan larangan melintas dan rambu peringatan juga akan diperbanyak agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan.

"Nanti palangnya akan kami tambah dan ditutup lebih rapat. Kami juga akan menambah papan larangan melintas di atas beton yang sementara dikerjakan," ujarnya.

Load More