- Polsek Denpasar Selatan menetapkan pria berinisial AF sebagai tersangka pembegalan mobil dokter JRR pada 31 Mei 2024.
- Pelaku melukai korban dengan alat setrum di Jalan Tukad Barito Timur sebelum akhirnya diamankan oleh warga sekitar.
- Polisi menyita barang bukti berupa alat setrum dan peralatan lainnya guna mendalami motif serta rekam jejak pelaku.
SuaraSulsel.id - Unit Reserse Kriminal Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar menetapkan seorang pria berinisial AF (37), yang merupakan pelaku begal mobil milik seorang dokter.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi di Denpasar, menyatakan terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 479 Junto Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang percobaan pencurian dengan kekerasan.
Arisandi menjelaskan percobaan begal mobil seorang dokter berinisisl JRR (25)di Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan, terjadi pada Minggu (31/5) sekitar pukul 13.00 Wita.
Perempuan itu bahkan terluka karena disetrum oleh pelaku berinisial AF.
Korban awalnya datang ke sebuah toko kacamata di Jalan Tukad Barito Timur.
"Korban mengendarai mobil sedan warna merah dan parkir di depan toko," ujarnya, Selasa (2/6).
Tak lama setelahnya, korban kembali dari membeli kaca mata, lalu masuk ke kendaraannya sambil menyalakan mesin. Saat itu dirinya lupa mengunci pintu. Saat itulah, tiba-tiba, datang seseorang laki-laki berjalan kaki mendekatinya.
Pria itu membuka pintu mobil, lalu mengeluarkan alat setrum dan menyerang dada dokter asal Makassar tersebut.
Berikutnya, korban ditarik keluar dan pelaku kemudian masuk ke dalam mobil. Sontak, JRR berteriak minta pertolongan.
Baca Juga: 16 Jemaah Wafat, Suasana Haru Sambut Kepulangan di Asrama Haji Makassar
Alhasil orang- orang pun berdatangan untuk membantu, dan pelaku pun berhasil diamankan.
Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan lantas membawa pria asal Bondowoso tersebut guna proses hukum lebih lanjut.
"Kami mengamankan barang bukti berupa sebuah alat setrum, sebuat gunting, sebuah tang, lakban, dua buah tali, beberapa tali tis, serta sepasang sarung tangan," tandasnya.
Kini kepolisian tengah mendalami motif pelaku dan sudah berapa kali dirinya beraksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026
-
Uang Negara Rp40,75 Triliun Mengalir di Sulsel, Begini Rincian Penggunaannya
-
Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar
-
Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!
-
Saluran Air Banyak Tersumbat? Pemkot Makassar Jajal Senjata Baru dari Jepang