Muhammad Yunus
Senin, 01 Juni 2026 | 15:30 WIB
Yuran Fernandes meninggalkan PSM Makassar dan bergabung dengan Persebaya Surabaya [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Yuran Fernandes resmi meninggalkan PSM Makassar setelah kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026 mendatang.
  • PSM Makassar saat ini terhalang sanksi FIFA yang melarang klub mendaftarkan pemain baru selama tiga periode.
  • Tanpa rekrutan baru, PSM Makassar harus mengandalkan pemain lokal yang ada untuk mengisi posisi bek tengah.

SuaraSulsel.id - Kepergian Yuran Fernandes meninggalkan lubang besar di lini pertahanan PSM Makassar.

Setelah empat musim menjadi tembok kokoh sekaligus pemimpin di lapangan, bek asal Tanjung Verde itu dipastikan berpisah dengan Juku Eja setelah kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026.

Bagi sebagian suporter, kehilangan Yuran bukan sekadar kehilangan seorang pemain asing. PSM kehilangan kapten, pemimpin, sekaligus figur yang selama ini menjadi simbol ketangguhan tim.

Sejak didatangkan pelatih Bernardo Tavares pada musim 2022/2023, Yuran berkembang menjadi salah satu bek asing terbaik yang pernah berseragam PSM.

Ia tak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga kerap menjadi pembeda saat tim mengalami tekanan.

Kemampuan membaca permainan, unggul dalam duel udara, tenang saat menguasai bola, serta karakter kepemimpinannya membuat Yuran menjadi sosok yang sulit tergantikan.

Kini, siapa yang layak menggantikan peran Yuran Fernandes?

Misi Sulit Bagi PSM

Mengganti Yuran jelas bukan pekerjaan mudah.

Baca Juga: Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung

PSM bukan hanya kehilangan kualitas bertahan yang konsisten, tetapi juga sosok pemimpin yang mampu mengorganisasi lini belakang.

Musim lalu, Yuran menjadi salah satu pemain yang berperan penting membawa PSM keluar dari tekanan dan menjauh dari ancaman degradasi. Pengalamannya dalam laga-laga besar juga menjadi aset berharga yang tidak dimiliki banyak pemain.

Dalam situasi normal, solusi paling realistis adalah mendatangkan bek asing baru dengan karakter serupa.

Pemain yang memiliki postur ideal, kuat dalam duel satu lawan satu, serta berpengalaman bermain di level kompetitif tentu menjadi incaran banyak klub.

Namun persoalannya, PSM sedang menghadapi sanksi FIFA.

Terhalang Sanksi FIFA

Load More