- Yuran Fernandes resmi meninggalkan PSM Makassar setelah kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026 mendatang.
- PSM Makassar saat ini terhalang sanksi FIFA yang melarang klub mendaftarkan pemain baru selama tiga periode.
- Tanpa rekrutan baru, PSM Makassar harus mengandalkan pemain lokal yang ada untuk mengisi posisi bek tengah.
PSM saat ini menjalani hukuman larangan transfer dari FIFA akibat sengketa tunggakan gaji mantan pemain.
Sanksi yang efektif berlaku sejak 22 Mei 2026 itu membuat Juku Eja tidak dapat mendaftarkan pemain baru selama tiga periode bursa transfer atau hingga kewajiban yang menjadi dasar sanksi diselesaikan.
Ini menjadi pukulan telak bagi tim yang tengah memasuki fase pembentukan skuad musim baru.
Ketika klub lain mulai aktif berburu pemain, PSM justru harus menahan diri dan mengandalkan sumber daya yang tersedia.
Situasi ini juga menjadi sanksi keenam yang diterima PSM dalam beberapa tahun terakhir akibat persoalan kontrak dan kewajiban finansial.
Dengan kondisi tersebut, opsi mendatangkan pengganti langsung untuk Yuran praktis tertutup untuk sementara waktu.
Saatnya Pemain Lokal Maju
Tanpa bisa merekrut pemain baru, PSM kemungkinan akan memaksimalkan bek yang sudah ada dalam skuad.
Beberapa pemain yang selama ini berstatus pelapis berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Baca Juga: Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung
Langkah ini memang mengandung risiko, tetapi sekaligus membuka kesempatan regenerasi bagi pemain muda.
Tim pelatih dituntut berani memberikan kepercayaan kepada pemain-pemain yang selama ini jarang tampil sebagai starter.
Selain mencari pengganti secara teknis, PSM juga harus menemukan sosok yang mampu mengisi kekosongan kepemimpinan yang ditinggalkan Yuran.
Siapa Kapten Baru Juku Eja?
Selama empat musim terakhir, Yuran bukan hanya bek tengah. Ia jadi kapten yang menjadi panutan di ruang ganti maupun di atas lapangan.
Karakter kepemimpinan seperti ini tidak bisa dibentuk dalam semalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring