- Sertu Majib Bone, anggota TNI AD, kabur saat diperiksa Kodim 1417/Kendari terkait dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur.
- Pelaku melarikan diri dengan modus meminta izin makan di sela proses pemeriksaan perkara yang terjadi di Kendari.
- Denpom XIV/3 Kendari menetapkan status DPO dan terus berupaya memburu pelaku bersama Polda Sulawesi Tenggara hingga saat ini.
SuaraSulsel.id - Seorang oknum anggota TNI AD di Kendari, Sulawesi Tenggara, dilaporkan kabur saat menjalani interogasi terkait dugaan kekerasan terhadap anak. Peristiwa itu terjadi di tengah proses pemeriksaan yang seharusnya menjadi tahap awal penanganan perkara, namun justru berujung hilangnya terduga pelaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terduga berinisial Sertu Majib Bone sebelumnya telah diamankan dan diperiksa di Kodim 1417/Kendari. Namun di sela proses tersebut, ia sempat meminta izin untuk makan.
Sejak saat itu, ia tidak kembali. Keberadaan terduga pelaku hingga kini belum diketahui dan aparat menetapkannya sebagai daftar pencarian orang (DPO).
Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Haryadi Budaya Pela, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah untuk memburu terduga. “Anggota intel sudah kami turunkan untuk melakukan pencarian,” ujarnya.
Peristiwa kaburnya terduga pelaku bermula dari situasi yang tampak biasa. Saat proses pemeriksaan berlangsung, ia meminta izin untuk makan.
Namun izin tersebut justru menjadi celah. Terduga tidak kembali ke lokasi pemeriksaan dan sejak saat itu dinyatakan menghilang.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait pengawasan selama proses interogasi berlangsung.
Kasus ini berawal dari laporan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang pelajar sekolah dasar berusia 12 tahun berinisial AKS. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 14 April 2026 di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.
Sejak laporan itu masuk, proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku dilakukan. Namun proses tersebut kini terhenti sementara akibat kaburnya yang bersangkutan.
Baca Juga: Tak Ada Nasi di Rumah, Bocah 8 Tahun di Kendari Tewas Saat Jual Tisu di Jalan
Upaya pencarian terhadap terduga pelaku terus dilakukan oleh Denpom XIV/3 Kendari dengan melibatkan Polda Sulawesi Tenggara.
Aparat juga mengimbau agar yang bersangkutan segera menyerahkan diri. Kasus ini kini menjadi perhatian publik, tidak hanya karena dugaan tindak pidana yang melibatkan anak, tetapi juga karena terjadinya pelarian saat proses pemeriksaan berlangsung.
Kaburnya terduga pelaku memicu sorotan terhadap mekanisme pengawasan internal. Di satu sisi, aparat masih melakukan pengejaran.
Di sisi lain, publik menunggu kejelasan mengenai proses penanganan kasus ini, termasuk bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi.
Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa penanganan perkara sensitif, terutama yang melibatkan anak, membutuhkan pengawasan ketat dan prosedur yang berjalan dengan baik.
Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Ada Nasi di Rumah, Bocah 8 Tahun di Kendari Tewas Saat Jual Tisu di Jalan
-
Menteri I Gusti Ayu Bintang Bantah Kasus Perundungan di Pesantren Meningkat
-
Tragedi Pemerkosaan di Palopo: Siswi SMP Jadi Korban Delapan Pelaku, Damai dengan Orang Tua Korban
-
Kemendikbudristek Dorong Sekolah di Kota Makassar Bentuk TPPK Cegah Kekerasan
-
Andi Sudirman Minta Program Sukses Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Diterapkan di Sulsel
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan
-
Nusron Wahid Masih Bisa ke Luar Negeri, KPK Pertimbangkan Statusnya sebagai Menteri
-
Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat
-
Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen
-
Jokowi Tunjukkan Ijazah Depan Wajah Roy Suryo