- Ia melakukannya bukan seminggu atau sebulan, melainkan bertahun-tahun, tanpa banyak bicara.
- Tunggakan dibayar, kekurangan ditutup, dan keyakinan terus dijaga.
- Ia mengajarkan satu hal yang sering kita lupakan: bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi
Di Asrama Haji Embarkasi Makassar, Asis berdiri bukan lagi sebagai penjual ikan keliling, tetapi sebagai tamu Allah.
Ia akan terbang menuju Arab Saudi, membawa serta semua lelah yang pernah ia rasakan, semua doa yang pernah ia panjatkan, dan semua harapan yang selama ini ia genggam erat.
Kisah Asis bukan sekadar cerita tentang haji. Ini adalah potret tentang keteguhan. Tentang bagaimana mimpi besar tidak selalu dimulai dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten.
Ia mengajarkan satu hal yang sering kita lupakan: bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
Justru di dalam keterbatasan itulah, ketulusan diuji dan harapan menemukan jalannya.
Mungkin kita tidak sedang menabung untuk ke Tanah Suci. Mungkin mimpi kita berbeda.
Tapi satu hal yang pasti—jika seorang penjual ikan dengan sepeda tuanya bisa menembus batas keadaan, maka harapan itu selalu punya ruang untuk tumbuh, di mana pun kita berdiri hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan