- Lamakka Lamaulu, seorang petani berusia 73 tahun asal Soppeng, akhirnya berangkat menunaikan ibadah haji setelah menunggu antrean selama 16 tahun.
- Ia diberangkatkan melalui Kloter 1 Embarkasi Makassar dari Asrama Haji Sudiang pada Rabu dini hari, 22 April 2024.
- Untuk melunasi biaya haji, Lamakka menjual tiga ekor sapi dengan dukungan penuh keluarga guna mewujudkan impiannya menuju Tanah Suci.
SuaraSulsel.id - Seorang petani asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) Lamakka Lamaulu (73) akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, setelah penantian panjang menunggu antrean selama 16 tahun.
"Alhamdulillah setelah mendapatkan nomor porsi pada 2010 lalu, akhirnya dapat panggilan ke Tanah Suci," kata lelaki lanjut usia itu disela pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu dini hari (22/4).
Penantian panjang berbuah haru bagi Lamakka yang didampingi anaknya itu mengguratkan raut wajah tenang dan bersahaja.
Lamakka mengenakan pakaian seragam biru khas jamaah berada di antara 393 orang yang terpilih menjadi tamu Allah SWT kini dengan hati lapang siap menapakan kaki di tanah haram.
Perjalanan ibadah ini menjadi sangat berarti karena usia Lamakka yang sudah lanjut. Namun ia tampak masih bisa berjalan normal tanpa kursi roda seperti jamaah lansia lainnya.
Lamakka merupakan warga Desa Salotoraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng memiliki dua orang anak perempuan yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Untuk pelunasan biaya ke Tanah Suci, dia menjual tiga ekor sapi serta dukungan keluarganya sebagai kekuatan utama hingga akhirnya ia bisa mewujudkan impiannya itu.
Meski fisik tak lagi muda, semangat Lamakka untuk menunaikan rukun Islam kelima tetap kuat. Penantian belasan tahun tidak menyurutkan tekadnya.
Keberangkatannya menjadi potret keteguhan dan kesabaran seorang jamaah dalam menggapai panggilan suci.
Baca Juga: Inovasi Baru di Embarkasi Makassar, Ibadah 16.750 Jemaah Haji Lebih Aman
Bagi Lamakka, perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga menjadi penutup dari penantian panjang yang penuh doa dan harapan.
Kini, langkahnya semakin dekat menuju Makkah, membawa harapan untuk meraih haji yang mabrur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring