- Kejati Sulsel memeriksa mantan pimpinan DPRD terkait dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar dalam APBD 2024.
- Penyidik mendalami kejanggalan penganggaran yang diduga sebagai penumpang gelap karena tidak melalui pembahasan resmi di forum DPRD.
- Sebanyak enam tersangka telah ditetapkan oleh Kejati Sulsel akibat kerugian negara yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
Dua tersangka lainnya adalah Ririn Riyan Saputra Ajnur yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Takalar, serta Uvhan Nurwahidah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel.
Dalam perkara ini, negara ditaksir mengalami kerugian hingga puluhan miliar rupiah.
Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana korupsi, di antaranya Pasal 3 dan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Dalam proses penyidikan, aparat kejaksaan juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan proyek tersebut.
Beberapa di antaranya meliputi Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, hingga kantor perusahaan rekanan yang terlibat dalam proyek pengadaan bibit nanas.
Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita ratusan dokumen penting, mulai dari kontrak proyek, dokumen administrasi pengadaan, hingga bukti transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan perkara ini.
Kejati Sulsel menegaskan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.
Pemeriksaan terhadap para mantan pimpinan DPRD ini menjadi bagian penting dalam mengungkap secara utuh proses penganggaran proyek yang kini tengah menjadi sorotan publik tersebut.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Profil Hery Susanto Ketua Ombudsman RI yang Ditangkap Karena Korupsi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Waspada! Fenomena Godzilla El Nino Intai Makassar, Damkarmat Siagakan 7 Posko Darurat
-
Ruas Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progres Terus Berjalan
-
Hati-hati! 5 Modus Penipuan Haji Ilegal yang Incar Uang Anda
-
Minyakita Langka di Makassar? Bulog Buka Gerai Khusus di Pasar
-
Bupati Barru dan Sidrap Diperiksa Kasus Proyek Bibit Nanas, Kejati Sulsel Kejar Aktor Intelektual