- PT Vale Indonesia melakukan perombakan Dewan Komisaris dalam RUPST di Jakarta pada 2 Juni 2026 untuk memperkuat tata kelola.
- Perusahaan mencatat laba bersih 76 juta dolar AS serta menyetujui pembagian dividen sebesar 45,6 juta dolar AS tahun 2025.
- Manajemen mempertahankan Bernardus Irmanto sebagai CEO untuk fokus pada pengembangan proyek hilirisasi nikel serta praktik pertambangan yang berkelanjutan.
SuaraSulsel.id - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melakukan penyegaran jajaran pengurus perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Perubahan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat tata kelola sekaligus memastikan keberlanjutan transformasi bisnis di tengah tantangan industri nikel global.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan pada susunan Dewan Komisaris dengan menerima pengunduran diri Emily Olson dari posisi Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris.
Sebagai penggantinya, RUPST menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, serta Patricia Renee Pegues dan Adam MacMillan sebagai Komisaris.
Manajemen PT Vale menilai komposisi baru ini akan memperkuat fondasi kepemimpinan perusahaan, terutama dalam mengawal berbagai proyek strategis yang tengah berjalan, termasuk pengembangan hilirisasi nikel dan proyek-proyek bernilai tambah lainnya.
Perubahan tersebut juga mencerminkan upaya perusahaan menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan mampu merespons perkembangan industri mineral kritis yang semakin kompetitif.
Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris PT Vale kini dipimpin oleh Presiden Komisaris F.S. Multhazar dan Wakil Presiden Komisaris Kristina Gauthier.
Posisi komisaris lainnya ditempati Patricia Renee Pegues, Adam MacMillan, M. Jasman Panjaitan, Katherina Anggela Oendun, dan Shiro Imai.
Sementara tiga posisi Komisaris Independen tetap diisi tokoh-tokoh berpengalaman, yakni Rudiantara, Retno Marsudi, dan Marita Alisjahbana.
Baca Juga: Pernah Gugat KFC Rp4 Miliar, Kini Om Botak Dicari Polisi Kasus Ambulans Desa
Di level eksekutif, PT Vale mempertahankan Bernardus Irmanto sebagai Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO). Ia akan didampingi Abu Ashar sebagai Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer.
Jajaran direksi lainnya terdiri atas Heriyanto Agung Putra sebagai Chief Human Capital Officer, Budiawansyah sebagai Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer, Rizky Andhika Putra sebagai Chief Financial Officer, Muhammad Asril sebagai Chief Project Officer, serta Slamet Sugiharto sebagai Chief Strategy and Technical Officer.
Pergantian dan penguatan struktur pengurus ini dilakukan seiring kinerja perusahaan yang tetap menunjukkan ketahanan sepanjang 2025. PT Vale berhasil mencatat laba bersih sebesar US$76 juta atau tumbuh 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan perusahaan juga meningkat menjadi US$990 juta, sementara EBITDA mencapai US$228 juta. Kinerja tersebut mendorong pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai senilai US$45,6 juta atau setara 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Bernardus Irmanto mengatakan perusahaan akan terus berfokus pada penguatan bisnis jangka panjang melalui praktik pertambangan berkelanjutan dan pengembangan proyek hilirisasi.
"Perkembangan proyek-proyek HPAL dan keputusan pembagian dividen hari ini mencerminkan keyakinan kami terhadap peran strategis Indonesia sebagai pemasok nikel rendah karbon yang bertanggung jawab untuk mendukung transisi energi global," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Asal Usul Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Terbongkar Usai Longsor Maut
-
Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan
-
Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak
-
Polisi Geledah Kantor GMTD, Telusuri Aliran Dana Misterius Miliaran Rupiah
-
Debat Otonomi Daerah: Indonesia Harus Bubar jika Ingin Jadi Negara Federasi?