- Pemerintah Arab Saudi menambah layanan jalur cepat Mecca Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai tahun ini.
- Sistem ini memungkinkan pemeriksaan imigrasi jamaah haji diselesaikan lebih awal di Indonesia sebelum berangkat ke Tanah Suci.
- Pemberangkatan awal jamaah haji dijadwalkan mulai 22 April 2026 setelah seluruh visa dan kartu Nusuk selesai diproses.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Arab Saudi menambah layanan jalur cepat (fast track) Mecca Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG).
Untuk mempermudah jamaah calon haji melewati pemeriksaan keimigrasian saat berangkat ke Tanah Suci.
“Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini,” ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto saat menggelar pertemuan dengan jajaran Kemenhaj di Jakarta, Rabu (15/4).
Penerapan sistem fast track ini memungkinkan seluruh proses verifikasi keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, biometrik, dan stempel visa, dilakukan lebih awal di embarkasi pemberangkatan atau di Tanah Air.
Dengan proses tersebut, jamaah yang baru tiba di Arab Saudi bisa langsung naik bus menuju penginapan tanpa harus melalui pemeriksaan keimigrasian di bandara.
Fast Track di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) ini menambah layanan Mecca Route yang sebelumnya telah ada di Bandara Soekarno Hatta Tangerang (CKG), Bandara Adi Soemarmo Solo (SOC), dan Bandara Juanda Surabaya (SUB)
“Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat mudah-mudahan lancar,” ujar Agus.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan persiapan penyelenggaraan ibadah haji telah siap sepenuhnya dan tinggal menunggu proses pemberangkatan awal jamaah pada 22 April 2026.
Menhaj memastikan visa jamaah calon haji telah terbit dan Kartu Nusuk telah tiba di Indonesia. Kartu Nusuk ini akan dibagikan kepada jamaah calon haji di embarkasi masing-masing.
Baca Juga: Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional
“Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi,” ujar Menhaj.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045