Muhammad Yunus
Selasa, 14 April 2026 | 15:13 WIB
Preman berkedok juru parkir di Kota Makassar terekam video memukul pengunjung. Pelaku kini ditangkap polisi [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Aparat kepolisian mengamankan juru parkir liar bernama Fajar di Jalan Nusantara, Makassar, pada Selasa, 14 April 2026.
  • Pelaku ditangkap karena diduga melakukan pemukulan terhadap pejalan kaki di Pelabuhan Soekarno-Hatta akibat masalah uang parkir.
  • Penangkapan dilakukan tim Opsnal Polsek Wajo setelah video penganiayaan pelaku terhadap korban viral di media sosial masyarakat.

SuaraSulsel.id - Seorang juru parkir liar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diamankan aparat kepolisian usai diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pengunjung di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Pelaku ditangkap saat tengah makan siang di sebuah warung coto di kawasan Jalan Nusantara.

Pelaku diketahui bernama Fajar (36), warga jalan Abdul Kadir, kota Makassar.

Ia diringkus tanpa perlawanan oleh tim Opsnal Polsek Wajo, Polres Pelabuhan Makassar pada Selasa, 14 April 2026.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Rise Sandiyanti mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait aksi kekerasan yang dilakukan pelaku.

"Pelaku sebelumnya dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap seorang pengunjung di area Pelabuhan Soekarno-Hatta," ujarnya.

Peristiwa itu bermula saat korban didatangi pelaku yang meminta uang parkir sebesar Rp10 ribu. Namun, korban yang mengaku hanya berjalan kaki menuju sebuah minimarket menolak memberikan uang tersebut.

Korban sempat menjelaskan bahwa dirinya tidak memarkir kendaraan di lokasi tersebut. Meski begitu, pelaku tetap memaksa hingga terjadi cekcok dan adu mulut di antara keduanya.

"Saya dimintai uang Rp10 ribu, padahal cuma jalan kaki ke Alfamart. Dikira parkir kendaraan di situ. Sudah saya jelaskan, tapi orangnya tetap memaksa," kata korban.

Baca Juga: Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar

Merasa terdesak, korban akhirnya memberikan uang sebesar Rp10 ribu kepada pelaku. Namun, situasi justru memanas.

Pelaku diduga tetap meluapkan emosi dan melakukan pemukulan terhadap korban.

"Karena takut akhirnya saya kasih Rp10 ribu, tapi malah saya dipukul dua kali. HP saya sampai jatuh karena sempat merekam kejadian itu," ungkapnya.

Aksi tersebut sempat terekam dan beredar di media sosial sehingga memicu perhatian publik.

Video yang diunggah akun Makassar Info itu kemudian menjadi dasar awal penyelidikan aparat kepolisian.

Menindaklanjuti video viral tersebut, Unit Opsnal Polsek Wajo segera melakukan serangkaian penyelidikan termasuk pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dari sejumlah pihak serta penelusuran ciri-ciri pelaku.

Load More