- Aparat kepolisian mengamankan juru parkir liar bernama Fajar di Jalan Nusantara, Makassar, pada Selasa, 14 April 2026.
- Pelaku ditangkap karena diduga melakukan pemukulan terhadap pejalan kaki di Pelabuhan Soekarno-Hatta akibat masalah uang parkir.
- Penangkapan dilakukan tim Opsnal Polsek Wajo setelah video penganiayaan pelaku terhadap korban viral di media sosial masyarakat.
SuaraSulsel.id - Seorang juru parkir liar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diamankan aparat kepolisian usai diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pengunjung di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta.
Pelaku ditangkap saat tengah makan siang di sebuah warung coto di kawasan Jalan Nusantara.
Pelaku diketahui bernama Fajar (36), warga jalan Abdul Kadir, kota Makassar.
Ia diringkus tanpa perlawanan oleh tim Opsnal Polsek Wajo, Polres Pelabuhan Makassar pada Selasa, 14 April 2026.
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Rise Sandiyanti mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait aksi kekerasan yang dilakukan pelaku.
"Pelaku sebelumnya dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap seorang pengunjung di area Pelabuhan Soekarno-Hatta," ujarnya.
Peristiwa itu bermula saat korban didatangi pelaku yang meminta uang parkir sebesar Rp10 ribu. Namun, korban yang mengaku hanya berjalan kaki menuju sebuah minimarket menolak memberikan uang tersebut.
Korban sempat menjelaskan bahwa dirinya tidak memarkir kendaraan di lokasi tersebut. Meski begitu, pelaku tetap memaksa hingga terjadi cekcok dan adu mulut di antara keduanya.
"Saya dimintai uang Rp10 ribu, padahal cuma jalan kaki ke Alfamart. Dikira parkir kendaraan di situ. Sudah saya jelaskan, tapi orangnya tetap memaksa," kata korban.
Baca Juga: Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar
Merasa terdesak, korban akhirnya memberikan uang sebesar Rp10 ribu kepada pelaku. Namun, situasi justru memanas.
Pelaku diduga tetap meluapkan emosi dan melakukan pemukulan terhadap korban.
"Karena takut akhirnya saya kasih Rp10 ribu, tapi malah saya dipukul dua kali. HP saya sampai jatuh karena sempat merekam kejadian itu," ungkapnya.
Aksi tersebut sempat terekam dan beredar di media sosial sehingga memicu perhatian publik.
Video yang diunggah akun Makassar Info itu kemudian menjadi dasar awal penyelidikan aparat kepolisian.
Menindaklanjuti video viral tersebut, Unit Opsnal Polsek Wajo segera melakukan serangkaian penyelidikan termasuk pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dari sejumlah pihak serta penelusuran ciri-ciri pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat