- Aparat kepolisian mengamankan juru parkir liar bernama Fajar di Jalan Nusantara, Makassar, pada Selasa, 14 April 2026.
- Pelaku ditangkap karena diduga melakukan pemukulan terhadap pejalan kaki di Pelabuhan Soekarno-Hatta akibat masalah uang parkir.
- Penangkapan dilakukan tim Opsnal Polsek Wajo setelah video penganiayaan pelaku terhadap korban viral di media sosial masyarakat.
Dari hasil pendalaman, polisi akhirnya memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku di kawasan Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Makassar.
Tim Opsnal kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan mendapati pelaku tengah berada di depan sebuah warung makan.
"Pelaku berhasil diamankan saat sedang selesai makan siang di warung coto di Jalan Nusantara," kata Rise.
Tanpa perlawanan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Wajo Polres Pelabuhan Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini kembali menyoroti praktik juru parkir liar yang kerap meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan pusat aktivitas seperti pelabuhan dan area komersial. Apalagi kejadian ini bukan yang pertama kalinya.
Selain pungutan yang tidak resmi, tindakan pemaksaan hingga kekerasan yang dilakukan oleh oknum jukir liar seharusnya menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Aksi tersebut sempat terekam dan beredar luas di media sosial. Video yang viral itu memicu reaksi keras dari warganet, yang mengaku resah dengan keberadaan juru parkir liar di kawasan tersebut.
Sejumlah komentar warganet menilai praktik pungutan liar oleh jukir ilegal di sekitar pelabuhan bukanlah kejadian baru. Bahkan sebagian mengaku sering mengalami hal serupa.
"Sudah lama itu di situ, sering minta uang padahal tidak parkir," tulis salah satu warganet.
Baca Juga: Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar
Komentar lain juga menyoroti lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari pos polisi, namun praktik tersebut dinilai tetap berlangsung.
"Depan pelabuhan ada pos polisi, tapi tidak ada efek jeranya," tulis pengguna lainnya.
Keresahan publik juga mengarah pada lemahnya pengawasan di lapangan, termasuk mempertanyakan peran Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya dalam menertibkan jukir liar.
Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Wajo.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa praktik pungutan liar yang disertai kekerasan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menciptakan rasa tidak aman di tengah masyarakat. Penindakan yang cepat diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjaga ketertiban di ruang publik.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045