- Seorang pelajar bernama Abel Surya tewas usai ditikam pelaku Irman Aziz di Makassar pada Senin, 6 April 2026.
- Penikaman terjadi akibat cekcok antara korban dan keluarga pelaku terkait kebisingan saat bermain game online di lingkungan rumah.
- Pelaku ditangkap polisi di Kecamatan Tamalanrea dan terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun atas tindak pidana pembunuhan.
SuaraSulsel.id - Seorang pelajar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Abel Surya (15) meninggal dunia usai ditikam menggunakan badik oleh seorang pria bernama Irman Aziz (46).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 16.10 Wita.
Kanit Resmob Polsek Mamajang, AKP Alim Bahri Usman mengatakan peristiwa penikaman dipicu oleh keributan yang terjadi saat korban bersama sejumlah temannya bermain game online di sebuah gang yang tidak jauh dari rumah pelaku.
"Korban bersama teman-temannya sedang bermain game. Kemudian ribut dan mengganggu keluarga pelaku yang sedang beristirahat," ujar Usman, Kamis, 9 April 2026.
Usman menjelaskan keributan tersebut sempat mendapat teguran dari kerabat pelaku.
Namun, teguran itu tidak diindahkan oleh korban dan teman-temannya sehingga memicu adu mulut di lokasi kejadian.
"Anak-anak bermain di dekat pintu pagar rumah pelaku. Mereka sudah ditegur, tetapi tidak dihiraukan," katanya.
Situasi kemudian semakin memanas ketika jumlah anak-anak yang berkumpul bertambah. Adu argumen antara korban dan kerabat pelaku berlanjut hingga memicu ketegangan.
Tidak lama berselang, pelaku Irman Aziz keluar dari rumah dan melihat keributan yang terjadi. Saat itu, korban dan teman-temannya masih terlibat cekcok dengan kakak pelaku.
Baca Juga: Pemkot Makassar Tertibkan 167 Lapak PKL di Biringkanaya
"Pelaku keluar rumah dan melihat keributan tersebut. Tidak lama kemudian terjadi perkelahian antara pelaku dan anak-anak yang ada di lokasi," ujar Usman.
Dalam situasi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan badik dan menikam korban sebanyak satu kali. Luka tusuk tersebut mengenai bagian pinggang sebelah kiri korban.
"Dari hasil interogasi pelaku mengakui menusuk korban dengan menggunakan badik sebanyak satu kali," jelasnya.
Usai melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian menggunakan sepeda motor.
Korban yang mengalami luka serius kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, beberapa saat setelah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Pihak keluarga korban yang menerima informasi awalnya mengetahui korban dalam kondisi dirawat di rumah sakit. Tidak lama kemudian, keluarga kembali mendapat kabar bahwa korban telah meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI dan Pemprov Maluku Utara Kolaborasi Perkuat UMKM dan Ekonomi Desa
-
Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut
-
Detik-detik Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong: Puluhan Rumah Tertimbun Lumpur
-
11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso
-
Polisi Jabar Obrak-abrik 'Passobis' di Sulsel, Begini Respons Ustadz Das'ad Latif