- Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan akan memberangkatkan kloter pertama calon haji dari Asrama Sudiang pada 22 April 2026.
- Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi memastikan seluruh tahapan ibadah haji tetap berjalan sesuai jadwal meski terdapat dinamika kawasan.
- Rangkaian ibadah haji mencakup puncak wukuf pada 26 Mei 2026 hingga kepulangan seluruh jemaah ke tanah air pada Juli 2026.
SuaraSulsel.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan telah melakukan serangkaian persiapan dan siap memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) ke Arab Saudi yang dimulai pada kloter pertama sesuai jadwal yakni 22 April 2026.
Kepala Kanwil Kementerian Haji Sulsel Ikbal Ismail di Makassar, mengatakan, pemberangkatan JCH sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, meski situasi di Kawasan Timur Tengah masih mengalami dinamika.
"Pemberangkatan sesuai jadwal, meski di kawasan Timur Tengah masih mengalami dinamika, Pemerintah Indonesia bersama Kerajaan Arab Saudi memastikan seluruh tahapan pemberangkatan jamaah tetap berjalan sesuai rencana,” ujarnya, Kamis (9/4).
Ikbal Ismail, menyampaikan pemberangkatan JCH kelompok terbang (Kloter) 1 akan dilaksanakan di Asrama Haji Sudiang Makassar pada 22 April 2026.
Ketentuan mengenai jadwal penyelenggaraan haji ini tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 yang telah diperbarui pada Maret 2026.
Ikbal Ismail menjelaskan bahwa Kementerian Haji RI telah merilis rangkaian lengkap perjalanan ibadah haji, mulai dari masuknya jamaah ke asrama haji hingga proses pemulangan ke tanah air, termasuk untuk Embarkasi dan Debarkasi Makassar.
"Jamaah haji dijadwalkan mulai masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar pada 21 April 2026. Sehari setelahnya, yakni 22 April 2026, pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia menuju Madinah dimulai," katanya.
Pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah berlangsung mulai 1 Mei 2026 dan berakhir pada 15 Mei 2026.
Pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia ke Madinah ditutup pada 6 Mei 2026, sementara gelombang kedua yang menuju Jeddah dimulai pada 7 Mei 2026 dan berakhir pada 21 Mei 2026, yang sekaligus menandai penutupan kedatangan jemaah di Bandara Jeddah.
Baca Juga: Hati-hati Haji Ilegal, Kenali Modus 'Jalur Cepat' Bisa Bikin Anda Rugi 10 Tahun
Memasuki puncak ibadah haji, jemaah akan menjalani rangkaian prosesi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pemberangkatan dari Makkah ke Arafah dilakukan pada 25 Mei 2026, dilanjutkan dengan wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026.
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah jatuh pada 27 Mei 2026, yang kemudian diikuti dengan hari Tasyrik pada 28 hingga 30 Mei 2026.
Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, proses pemulangan jemaah dilakukan secara bertahap.
Pemulangan gelombang pertama dari Jeddah ke Indonesia dimulai pada 1 Juni 2026 dan berakhir pada 15 Juni 2026.
Sementara itu, gelombang kedua mulai bergerak dari Makkah ke Madinah pada 7 Juni 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Empat Tahun Memimpin, BRI Konsisten Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi
-
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel
-
Bentrok Warga dan Perusahaan, Bupati Morowali Hentikan Aktivitas PT Askon
-
Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair