- Ziarah kubur saat Idul Fitri merupakan tradisi umum masyarakat, namun secara syariat Islam diperbolehkan kapan saja, bukan hanya hari raya.
- Tujuan utama ziarah kubur adalah mendoakan almarhum dan sebagai pengingat akan kematian serta kehidupan akhirat.
- Niat berziarah harus benar, yaitu untuk muhasabah diri, bukan untuk meminta sesuatu kepada penghuni kubur atau menjadikannya perantara.
SuaraSulsel.id - Setiap kali Idul Fitri tiba, salah satu pemandangan yang sering dijumpai di berbagai daerah adalah ramainya masyarakat mengunjungi makam keluarga.
Setelah salat Id dan bersilaturahmi dengan kerabat, banyak orang kemudian melanjutkan dengan berziarah ke kuburan orang tua, kakek-nenek, atau anggota keluarga yang telah wafat.
Tradisi ini seolah menjadi bagian dari suasana Lebaran di tengah masyarakat.
Dalam perspektif Islam, ziarah kubur pada dasarnya adalah amalan yang diperbolehkan.
Tujuannya untuk mendoakan orang yang telah meninggal dan untuk mengingatkan diri akan kematian.
Namun, perlu dipahami bahwa ziarah kubur tidak disyariatkan secara khusus pada hari tertentu, termasuk pada hari Lebaran. Artinya, ziarah kubur dapat dilakukan kapan saja.
Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, “Hukum dan Tuntunan Ziarah Kubur”, dalam Majalah Suara Muhammadiyah No.10 tahun 2013 menjelaskan dasar kebolehan ziarah kubur dapat dilihat dari hadis Nabi Muhammad Saw. Dalam sebuah riwayat disebutkan:
“Diriwayatkan dari Buraidah ia berkata, Rasulullah Saw bersabda; ‘Dahulu aku pernah melarang ziarah kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berziarah kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, sebab hal itu mengingatkan akhirat’.” [HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan al-Hakim].
Dalam hadis lain Nabi Saw juga bersabda:
Baca Juga: Salat Id Warga Muhammadiyah di Kota Kendari Dikawal Brimob
“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah Saw bersabda; ‘Aku memohon izin kepada Tuhanku agar aku diperkenankan memohonkan ampun bagi ibuku, maka tidak diizinkan. Lalu aku memohon izin untuk berziarah ke kuburnya, maka diizinkannya. Oleh karena itu ziarahlah ke kubur, sebab hal itu dapat mengingatkan mati’.” [HR. Jama’ah].
Dari hadis-hadis tersebut dapat dipahami bahwa tujuan utama ziarah kubur adalah sebagai sarana mengingat kematian dan kehidupan akhirat, sekaligus mendoakan orang yang telah wafat.
Dengan mengunjungi kuburan, seseorang diingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan pada akhirnya setiap manusia akan kembali kepada Allah.
Karena itu, niat dalam berziarah menjadi sangat penting. Rasulullah Saw menegaskan bahwa setiap amal bergantung pada niatnya. Dalam hadis yang sangat masyhur disebutkan:
“Diriwayatkan dari ‘Alqamah ibn Waqas al-Laitsy ia berkata: saya telah mendengar Umar bin Khattab ra sedang di atas mimbar dan berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, “sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung niatnya”….'” [HR. Jama’ah].
Oleh sebab itu, ziarah kubur hendaknya dilakukan dengan niat untuk mendoakan ahli kubur dan muhasabah diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027
-
Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
-
Rumah Panggung Mewah Pengusaha Sidrap Ludes Terbakar
-
Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan
-
Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing