- Peningkatan aktivitas penerbangan Bandara Sultan Hasanuddin jelang Lebaran 2026 ditandai kenaikan 4,8% pergerakan pesawat.
- Jumlah penumpang di bandara tersebut juga naik 0,7%, sementara volume kargo mengalami penurunan signifikan 20,2%.
- Periode 13-18 Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan kuat, dengan 42 dari 66 ekstra flight terealisasi.
SuaraSulsel.id - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, terus menunjukkan peningkatan menjelang Lebaran 2026.
Ditandai dengan naiknya pergerakan sebanyak 264 pergerakan atau naik 4,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Jumlah pergerakan pesawat tercatat sebanyak 264 pergerakan atau meningkat 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yakni sebanyak 252 pergerakan,” kata Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan di Makassar, Kamis (19/3)
Dia mengatakan kenaikan juga terjadi pada jumlah penumpang yang mencapai 36.029 orang atau naik 0,7 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 35.765 penumpang.
Namun, di tengah peningkatan tersebut, arus kargo justru mengalami penurunan cukup signifikan.
Berdasarkan data Posko terpadu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diketahui, pada 18 Maret 2026, volume kargo tercatat 292,8 ton atau turun 20,2 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 367,2 ton.
Sementara itu, realisasi penerbangan tambahan (extra flight) pada hari yang sama tercatat sebanyak tiga penerbangan atau 27,3 persen dari rencana yang diajukan maskapai.
Secara akumulatif selama periode 13 hingga 18 Maret 2026, tren pertumbuhan terlihat lebih kuat. Pergerakan pesawat mencapai 1.600 pergerakan atau naik 12,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 1.417 pergerakan.
Termasuk jumlah penumpang juga meningkat signifikan menjadi 211.177 orang atau tumbuh 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 189.953 penumpang.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Gelar Salat Idulfitri di Masjid Kubah 99
Di sisi lain, kargo tercatat 1.934,7 ton atau turun 14,8 persen dari sebelumnya 2.270,8 ton. Sedang untuk penerbangan tambahan, dari total rencana 66 penerbangan, telah terealisasi sebanyak 42 penerbangan atau 63,6 persen dengan rute favorit penumpang masih didominasi tujuan Jakarta, Surabaya, dan Kendari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar
-
Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?
-
Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu
-
Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu
-
Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP